Back to Kompasiana
Artikel

Sosok

Esther Lima

No Biographical Info

Prestasi Putra Prabowo Subianto Mendunia

REP | 29 March 2014 | 08:57 Dibaca: 66495   Komentar: 64   27

Di saat sang ayah, Prabowo Subianto sibuk dengan kampanye pencapresannya. Dan langkahnya merangkul FPI yang sedang ramai dibicarakan. Didit Hediprasetyo, putra semata wayang Prabowo Subianto tidak turut di kancah politik sebagaimana ayahnya. Dia punya interest yang berbeda. Prestasinya membanggakan. Diam-diam, Didit telah mengharumkan nama Indonesia di kancah Fashion Internasional.

.

1396026516930174290

Gambar: news.runawaypassport.com

.

Didit belajar desain fashion selama 4 tahun di Parsons New York (Parsons School of Design, sekarang Parsons the New School for Design) dan Parsons Paris (Ecole Parsons à Paris). Untuk memperkaya wawasan dia juga mengambil kursus melukis, fotografi, dan sejarah seni. Didit memperoleh penghargaan Silver Thimble 2006 untuk karyanya sebagai pelajar, dan lulus 2007.

Di panggung Paris Fashion Week, rancangan Didit Hediprasetyo berada bersama karya Giorgio Armani, Christian Dior, Georges Chakra, Zuhair Murad, Versace, Jean-Paul Gaultier, dan desainer kelas dunia yang lain. Didit tercatat sebagai perancang busana yang masuk daftar official of calendar Paris Fashion Week yang menggelarkan peragaan untuk perancang internasional.

Didit juga tercatat sebagai desainer kedua setelah Karl Lagerfeld dan pertama di Asia, yang diajak berkolaborasi oleh perusahaan mobil papan atas Jerman, BMW. Didit adalah perancang desain interior dan eksterior BMW Individual 7 Series yang diluncurkan pada 2012 dan hanya diproduksi lima unit.

Berikut ini adalah karya-karya Didit Hediprasetyo di Paris Couture Fashion Week Spring Summer 2014:

.

1396026560699201533

.

13960265911104189127

.

13960266441726282720

.

13960266861421265350

.

1396026725578867314

.

13960267591044052367

Gambar: vogue.co.uk

.

Inilah Didit Hediprasetyo, anak singa yang mendunia.

13960264642060546616

Gambar dari : anggunesia.tkf.yuku.com

.

- Esther Wijayanti –

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mengubah Hujan Batu Menjadi Emas di Negeri …

Sekar Sari Indah Ca... | | 19 December 2014 | 17:02

Dilema Sekolah Swasta …

Ramdhan Hamdani | | 19 December 2014 | 18:42

Pérouges, Kota Abad Pertengahan nan Cantik …

Angganabila | | 19 December 2014 | 19:54

Bintang dan Tumor …

Iyungkasa | | 19 December 2014 | 21:29

Kompasiana Drive&Ride: “Tantangan …

Kompasiana | | 16 December 2014 | 17:35


TRENDING ARTICLES

Talangi Lapindo, Trik Jokowi Jinakan …

Relly Jehato | 8 jam lalu

Mengapa Fuad Harus di Dor Sampai Tewas? …

Ibnu Purna | 8 jam lalu

Kenapa Steve Jobs Larang Anaknya Bermain …

Wahyu Triasmara | 10 jam lalu

Singapura Menang Tanpa Perang Melawan …

Mas Wahyu | 12 jam lalu

RUU MD3 & Surat Hamdan Zoelfa …

Cindelaras 29 | 15 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: