Back to Kompasiana
Artikel

Sosok

Gunawan

Seorang anak desa yang ingin memberikan sedikit perubahan untuk negeri ini… Follow @GUNAWANug Akun FB https://www.facebook.com/gunawankompasianer PIN selengkapnya

Ustadz Hariri Ngamuk Bikin Heboh di Youtube

OPINI | 13 February 2014 | 08:03 Dibaca: 704   Komentar: 30   7

13922527442115363540

Ustadz Hariri Ngamuk (Sumber Foto:Screenshoot youtube.com)

Sungguh jaman ini sudah begitu terbuka dan transparannya. Apapun kejadian diujung dunia bisa kita saksikan dan tersebar luas ke seantero dunia. Maka kita harus hati-hati dan jangan berbuat seenaknya sendiri. Apapun profesi kita jaga sikap dan tingkah laku kita.

Jangan contoh kejadian ustadz yang satu ini, ustadz Hariri yang muncul sebagai ustadz dari pencarian bakat di TV dan sekaligus pernah bermain sinetron Islam KTP telah membuat heboh di Youtube dengan terunggah videonya yang lagi ceramah dan marah-marah kepada jemaahnya.

Entah apa pemicu kemarahannya sehingga pria berjaket kulit hitam itu disuruh mencium kakinya, karena pria itu menolak sepertinya ustadz marah dan menginjak kepala pria berjaket hitam itu.

Kejadian ini pastinya memalukan profesi ustadz di seluruh dunia dan umat Islam secara umum. Dengan pakaian full sunnah namun kelakuan seperti preman dan sangat tidak mendidik. Walau pun pria itu berbuat salah namun ustadz itu tidak boleh main hakim sendiri seperti itu apalagi ditonton oleh khalayak ramai seperti ini.

Kejadian yang tersebar di youtube ini menjadi pelajaran bagi kita bahwa mata malaikat Rakib dan Atid (pencatat perbuatan baik dan buruk) sekarang sudah menjelma menjadi mata-mata kamera baik cctv dan kamera hp yang sudah dimiliki hampir oleh semua orang.

Jadi apapun kelakuan kita bisa saja diupload oleh orang lain dan menjadikan kita malu dan ketahuanlah sifat asli kita.

Miris sekali menyaksikan tayangan video itu. Selalu saja umat Islam dipermalukan dengan oknum-oknum seperti itu. Islam yang rahmatan lil alamin hanya tinggal slogan kosong tanpa makna gara-gara kelakuan seorang ustadz seperti dalam tayangan video itu.

Bahkan lebih membuat miris karena adegan ini disaksikan oleh dua orang anak kecil yang berada diatas panggung. Apa jadinya anak-anak itu sejak kecil sudah melihat adegan kekerasan. Hal ini sangat mengganggu perkembangan jiwa anak-anak itu nantinya setelah dewasa .

Aparat terkait seharusnya segera mengusut kasus ini dan menghukum siapa yang bersalah dan tiodak membiarkan kasus seperti ini terulang kembali.

Salam Miris Kompasiana.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tertangkapnya Polisi Narkoba di Malaysia, …

Febrialdi | | 01 September 2014 | 06:37

Menjelajahi Museum di Malam Hari …

Teberatu | | 01 September 2014 | 07:57

Memahami Etnografi sebagai Modal Jadi Anak …

Pebriano Bagindo | | 01 September 2014 | 06:19

Kompas TV Ramaikan Persaingan Siaran Sepak …

Choirul Huda | | 01 September 2014 | 05:50

Ikuti Blog Competition Sun Life dan Raih …

Kompasiana | | 30 August 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

BBM Bersubsidi, Menyakiti Rakyat, Jujurkah …

Yunas Windra | 5 jam lalu

Rekayasa Acara Televisi, Demi Apa? …

Agung Han | 6 jam lalu

Salon Cimey; Acara Apaan Sih? …

Ikrom Zain | 6 jam lalu

Bayern Munich Akan Disomasi Jokowi? …

Daniel Setiawan | 7 jam lalu

Kisah Ekslusive Tentang Soe Hok Gie …

Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu


HIGHLIGHT

Belajar Tertib Anak-anak Jepang di Taman …

Weedy Koshino | 7 jam lalu

9 Kompasianer Bicara Pramuka …

Kompasiana | 8 jam lalu

Dilarang Parkir Kecuali Petugas …

Teberatu | 8 jam lalu

Ini Kata Rieke Dyah Pitaloka …

Uci Junaedi | 8 jam lalu

‘Royal Delft Blue’ : Keramik …

Christie Damayanti | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: