Back to Kompasiana
Artikel

Sosok

Jokohok Memang Menohok

OPINI | 23 August 2013 | 20:28 Dibaca: 898   Komentar: 4   1

Saya tinggal di LN namun, akhir2 ini kiprah JOKOHOK seolah membuai saya dalam alam mimpi. Saya kecanduan semua info tentang sipak terjang beliau berdua. TV kabel yg dipenuhi program2 kesukaan ku teralihkan sudah. Mengikuti jejak beliau di you tube, membaca dari koran/majalah ato blog on line, lebih mengasyikan dari pada program2 bikinan dengan title live show program. Ini love show yang nyata dan murni. Tokoh2nya adalah kita semua dengan bintang utama JOKOHOK. JOKOHOK memang menohok bagi mereka yang lebih suka berkokok. Nyali mereka sering diuji dengan ancaman demonstran yang disogok dan digosok bahkan mungkin ada yang bawa golok. IQ mereka sering dibilang jongkok. Namun kenyataannya, JOKOHOK yang belum setengah tahun pindah dari plosok dusun ke Kota Metropolitan yang jumpalitan, mengubah senyum asam menjadi menawan. JOKOHOK memang memang menohok yang bobrok dan menyembuhkan borok. Namun mereka pasangan yang menawan bagi setiap insan yang punya mimpi hidup di negeri impian….

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tour ke Kantor Pusat Perserikatan …

Faizal Amin Haderi | | 19 April 2015 | 09:35

Kisruh PSSI, Dari Pembekuan Hingga Dukungan …

Hasto Suprayogo | | 19 April 2015 | 09:39

[ACEH] Jelajah Non Tunai bersama Bank …

Kompasiana | | 17 March 2015 | 16:27

Presiden Tertukar “Kang Emil” …

Axtea 99 | | 19 April 2015 | 04:21

Kompasiana Nangkring bareng PGN: Kotaku Kota …

Kompasiana | | 11 April 2015 | 00:58


TRENDING ARTICLES

Premium Diganti Pertalite Akal-Akalan …

Ashwin Pulungan | 7 jam lalu

Kenapa Kursi untuk Jokowi Putih dan Kepala …

Imam Kodri | 12 jam lalu

Pasca Dibekukan, Kompetisi ISL Bakal …

Himam Miladi | 15 jam lalu

Di Balik Sengketa Izin Reklamasi Pantai …

Daniel H.t. | 16 jam lalu

Rencana Pembunuhan Jokowi, Krisis Demokrasi …

Christian Kelvianto | 16 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: