Back to Kompasiana
Artikel

Sosok

Fibri Aryanto

Belajar hidup sederhana dan terbuka. http://fibriaryanto.blogspot.com

Ustadz Jeffri Al Bukhori Inspirasi Hidupku

OPINI | 27 April 2013 | 20:58 Dibaca: 1302   Komentar: 1   0

1367071464119873753

Ustadz Jefri Al Buchori (Foto - Facebook Jefri Al Buchori)

Jumat , 26 April 2013 pagi itu kusetel televisi untuk mendengar berita-berita terkini terjadi.Saat mendengar berita meninggalnya Ustadz Jeffry Al Bukhori, merasa tidak percaya, masak sich Uje meninggal? Lalu aku memindahkan channel untuk mencari berita kebenaran meninggalnya Uje. Ternyata benar Uje telah berpulang ke Rahmatullah Jumat dini hari Pk.02.00 wib di rumah sakit setelah motor gede yang dikendarai Uje menabrak pohon.

Kepergian Almarhum Uje meninggalkan banyak kenangan bagi kaum muslimin, karena Uje merupakan seorang Ustadz Gaul yang dapat diterima di semua kalangan usia. Dan pada hari Jumat setelah ibadah sholat Jumat hampir semua televise meliput acara prosesi persemayaman terakhir dari Masjid Istiqlal hingga pemakamannya di TPU Karet. Dari liputan di televise terlihat banyak jamaah yang mengiringi Almarhum Uje, ini membuktikan bahwa Uje adalah sosok Ustadz yang sangat dicintai umatnya.

Tiada terasa air mata menetes saat melihat liputan prosesi pemakamannya dan pemutaran ulang Almarhum Uje In Memoriam, banyak pelajaran kisah hidup Uje yang memberi inspirasi kita, bahwa pada dasarnya kita semua kembali ke Allah.

Pada setiap ceramah Almarhum Uje selalu menyanyikan lagu Sepotong Kayu yang isinya mengenai tentang hidup 1000 tahun kalau tidak sholat tidak ada artinya.

Pada masa yang lalu saatku masih lajang, di dalam pencarian jati diri dan hingga suatu saat aku merasa seperti kehilangan jati diriku pada kisaran tahun 2001-2005.Dan pada tahun 2006 pada saat menonton ceramah Almarhum Uje pertama kali di televisi, hatiku merasa tersentak, karena beliau mengingatkanku akan ibadah sholat yang selama ini aku kerjakan tidak teratur bahkan sering bolong-bolong.Apalagi dengar alunan beliau yang sangat melengking dalam membaca ayat Al Quran membuatku terinspirasi bahwa aku harus berubah. Inilah aku harus kembali ke Allah untuk ibadah dengan baik.

Akhirnya mulai sejak itulah aku selalu mendengarkan ceramah-ceramah beliau di televisi dan tahun 2012 yang lalu beliau sempat mengisi tausyiyah di Masjib Al Fattah Taman Griya Jimbaran, walaupun aku tidak dapat melihat dari dekat, tapi ceramah-ceramah beliau sangat mudah dimengerti dan suatu saat aku ingin melihat penampilan beliau lagi kalau datang ke Bali, namun takdir berkehendak lain, beliau telah dipanggil kehadapan sang Illahi untuk selama-lamanya. Selamat Jalan Ustadz Jeffri Al Bukhori semoga arwah beliau diterima di sisi Allah SWT. Ustadz Jeffri Al Bukhori menjadikan inspirasi hidupku .

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

[PENTING] Panduan ke Kompasianival 2014, …

Kompasiana | | 18 November 2014 | 15:19

Sensasi Menyelam di Tulamben, Bali …

Lisdiana Sari | | 21 November 2014 | 18:00

Live Streaming dan Selfie Berhadiah di …

Yayat | | 21 November 2014 | 20:43

Jadi Perempuan (Tak Boleh) Rapuh! …

Gaganawati | | 21 November 2014 | 15:41

Kompasiana Akan Luncurkan “Kompasiana …

Kompasiana | | 20 November 2014 | 16:21


TRENDING ARTICLES

Tak Berduit, Pemain Bola Indonesia Didepak …

Arief Firhanusa | 10 jam lalu

Rakyat Berkelahi, Presiden Keluar Negeri …

Rizal Amri | 13 jam lalu

Menteri Hati-hati Kalau Bicara …

Ifani | 13 jam lalu

Pernyataan Ibas Menolong Jokowi dari Kecaman …

Daniel Setiawan | 15 jam lalu

Semoga Ini Tidak Pernah Terjadi di …

Jimmy Haryanto | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Review “Supernova: Gelombang” : Kisah …

Irvan Sjafari | 8 jam lalu

Guru Destiani, Menulis dan Menginspirasi …

Adian Saputra | 8 jam lalu

Karya Arek ITATS: Game Tooth Kid “Sang …

Xserver Indonesia | 8 jam lalu

Dua Ribu Rasa …

Rahab Ganendra | 8 jam lalu

Guru Menulis Berdiri, Siswa Menulis Berlari …

Muhammad Irsani | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: