Back to Kompasiana
Artikel

Sosok

Kosterman Usri

setelah banyak membaca, ingin juga dibaca, mudah-mudahan ada yang mau

Selamat Jalan Ustad Uje

OPINI | 26 April 2013 | 17:41 Dibaca: 419   Komentar: 2   0

Di sebuah lobi hotel dekat Bandara Soekarno Hatta, seorang ibu tampak menangis melihat tayangan meninggalnya Ustad Uje. Mungkin ibu ini tak kenal langsung ustad, bahkan tak pernah bertemu, tapi kesedihan yang diekspresikannya adalah sebuah kehilangan yang pasti bukan dibuat-buat.

Ustad Uje memang fenomenal, siapa bilang orang keliru jalan tidak bisa kembali ke jalan lurus, siapa bilang orang salah tidak bisa menjadi benar, Ustad Uje membuktikannya dengan contoh dirinya sendiri.

Ustad Uje lahir dari dunia gemerlap, sehingga dakwahnya sangat diterima oleh mayoritas masyarakat yang selalu haus akan sesuatu yang datang dari dunia gemerlap. Dengan bahasa gaulnya, ia menjadi kita, ia bukan orang lain yang menasehati tetapi ia sisi baik diri kita yang terpantul pada sosok Ustad Uje.

Ustad Uje adalah teladan di tengah tak adanya orang yang dapat diteladani, ia adalah ikon bagi anak muda bagi sebuah keteladanan, keshalehan, dan kebajikan.

Selamat jalan Ustad Uje, seperti engkau katakan “…dan pada saat itu.. kembali adalah yg terbaik.. kembali pada siapa..??? Kpd “DIA” pastinya.”

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Gedung Flora di Malang …

Abdul Malik | | 02 August 2014 | 08:36

Yuk Kenali Serba-serbi Njagong …

Giri Lumakto | | 01 August 2014 | 23:14

Akankah 3-5-2 Menggeser Tren 4-2-3-1? …

Muhamad Rifki Maula... | | 01 August 2014 | 23:30

Di Balik Akasia …

Langit Senja | | 01 August 2014 | 08:37

Ikuti Lomba Resensi Buku Tanoto Foundation! …

Kompasiana | | 11 July 2014 | 16:12


Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: