Back to Kompasiana
Artikel

Sosok

Ita Ratnasari

do not envy other people, be your self it's better :)

Hitler, Sosok Pemimpin Otoriter

OPINI | 24 April 2013 | 14:06 Dibaca: 264   Komentar: 2   0

Kepemimpinan Otoriter (Kepemimpinan Otokratis/Kepemimpinan Diktator) adalah suatu kepemimpinan dimana seorang pemimpin sebagai penguasa dan semua kendali ada ditangannya. Dan semua bentuk kebijakan, keputusan, hukuman, larangan peraturan dapat juga berubah sesuai dengan hati si pemimpin.

Salah satu pemimpin Otoriter adalah Adolf Hitler. Adolf Hitler lahir tahun 1889 di Braunau, Australia. Sosok pemimpin yang satu ini dimata rakyat Jerman dan Dunia International dikenal sebagai pemimpin yang bergaya Otokratis.

Adolf Hitler adalah sosok pemimpin yang bisa dikatakan berhasil, terlihat dari perilakunya dalam melaksanakan fungsi-fungsi kepemimpinan. Perilaku kepemimpinannya tampak dari cara membimbing dan mengarahkan bawahannya, cara memerintah, cara memberikan tugas, cara menegakkan disiplin, cara berkomunikasi, cara mengambil keputusan, cara mendorong semangat bawahan.

Sebagai seorang Pemimpin, dia memiliki kemampuan yang menakjubkan dalam mempengaruhi orang lain melalui orasinya. Keahlian berorasi itulah yang membuatnya cepat menggandeng banyak pengikut.

Adolf Hitler menjadi pemimpin yang berhasil pada masanya walaupun dia dikenal oleh Dunia Internasional dianggap sebagai manusia yang paling jahat sepanjang sejarah. Karena puluhan juta orang yang mati dalam peperangan yang di pimpim olehnya, atau mereka yang mati di kamp, dan masih berjuta orang terlunta-lunta tanpa tempat bernaung yang hidupnya berantakan akibat perang.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tanggapan Soal “PR Anak 2 SD yang …

Hendradi Hardhienat... | | 22 September 2014 | 14:36

Analisis Ancaman ISIS di Australia …

Prayitno Ramelan | | 22 September 2014 | 13:47

Software Engineer/Programmer Dibayar Murah? …

Syariatifaris | | 22 September 2014 | 10:16

Revolusi Teknologi Perbankan: Dari ATM ke …

Harris Maulana | | 22 September 2014 | 11:19

[Blog Reportase] Nangkring dan Test Ride …

Kompasiana | | 20 September 2014 | 18:06


TRENDING ARTICLES

Kasus PR Habibi, ketika Guru Salah Konsep …

Erwin Alwazir | 8 jam lalu

Abraham Lunggana, Ahok, Messi, dan Pepe …

Susy Haryawan | 9 jam lalu

Tentang 6 x 4 …

Septin Puji Astuti | 10 jam lalu

Jokowi dan Kutukan Politik …

Angin Dirantai | 11 jam lalu

PPP dan Kudeta Marwah …

Malaka Ramadhan | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Gimana Terhindar dari Jebakan Oknum Trading …

Adhie Koencoro | 8 jam lalu

Dari Priyo Sampai Ahok, Akhirnya Demokrat …

Auda Zaschkya | 8 jam lalu

Daya Tarik Kota Emas Prag, Ditinggalkan …

Cahayahati (acjp) | 8 jam lalu

Cycling, Longevity and Health …

Putri Indah | 9 jam lalu

Menemukan Pembelajaran dari kasus Habibi dan …

Maria Margaretha | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: