Back to Kompasiana
Artikel

Sosok

Azis Syahrul

Seorang Guru IPA SMP. Lahir di Karang Tengah, Ciledug, Tangerang. Bahasa yang digunakan "Betawi Ora" dan selengkapnya

Cara Guru Bisa IPA Terpadu

OPINI | 10 April 2013 | 11:16    Dibaca: 273   Komentar: 0   1

IPA Terpadu yang diajarkan di jenjang sekolah lanjutan tingkat pertama merupakan perpaduan mata pelajaran ilmu alam yang rancu. Ini menurut obrolan para guru di setiap kesempatan. Karena kenyataannya tidak semua hal bisa dipadukan, bahkan di sebagian besar sekolah, mata pelajaran IPA Terpadu tidak diajarkan oleh seorang guru. Terpisah-pisah sebagai pelajaran yang terpisah sesuai dengan keinginan para guru yang mengajar sesuai dengan pengetahuan awal atau menurut ijasah yang dimilikinya.

Akibatnya banyak guru yang tidak lulus Uji Kompetensi Guru Online (UKG Online)  yang telah diselenggarakan oleh Kemendikbud. Bahkan untuk seorang asesor PTK (penelitian tindakan kelas) sekalipun, tidak lulus UKG Online, nilainya di bawah 60, dari semestinya minimal 70. Bisa ditebak bukan, apa alasannya ?

Bagaimana cara untuk menguasai IPA Terpadu ?

Caranya :

1. Tidak melupakan bidang yang diampunya

2. Secara kontinyu mengasah kemampuan untuk memelajari mata pelajaran lain pada rumpun yang sama

Mengasah kemampuan terhadap pelajaran IPA yang lain dapat dilakukan

dengan berbagai cara, antara lain :

1. Membuat forum belajar IPA di FB, yang anggotanya siswa-siswa

Misalnya  www.facebook.com/groups/azisS/

2. Membuat blog pelajaran IPA yang lain

Misalnya  www.getarangelombang.blogspot.com;

www.kimiasmpkelas78.blogspot.com

3. Membuat inovasi alat peraga pelajaran IPA yang lain

4. Membuat youtube pelajaran IPA yang lain

5. Membuat blog khusus latihan soal-soal ujian IPA SMP

Misalnya   www.ujiansmpindonesia.blogspot.com

Contoh-contoh  itu  mau dicari di internet  ada  semua.

Banyak alasan guru tidak lulus UKG Online IPA Terpadu :

1. Gugup

2. Gaptek

3. Tidak menguasai mata pelajaran yang tidak diampunya atau tidak sesuai ijasahnya

4. Sedang tidak fit saat UKG

5. Internet yang tidak connect atau loadingnya lama

6. Tidak mengikuti UKG atau Terlambat datang ke tempat

Seandainya  5 poin  di atas, yaitu 1, 2, 4, 5 dan 6 tidak terjadi, maka poin yang ke-3  inilah yang harus diperhatikan.

Apa perlu ada Tim Sukses ? Agar  lulus 100 %.

Semoga trik ini bermanfaat.

Penulis : awalnya sebagai guru Biologi, karena berijasah Pendidikan Biologi.

&&&&&&&&&&&&

1365567359620102664

sumber : gambar sendiri

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sudut Perempuan Dalam Iklan Rokok …

Bai Ruindra | | 25 May 2015 | 15:54

Suksesnya Pagelaran Malang Youth Day 2015 …

Mbah Ukik | | 25 May 2015 | 18:28

[Nangkring] Bedah Copa América 2015 Bersama …

Kompasiana | | 25 May 2015 | 18:23

Menjaring Ide ala Cita Citata, Deep Purple …

Rumahkayu | | 25 May 2015 | 18:59

[Blog Competition] Selfie Moment …

Kompasiana | | 18 May 2015 | 17:04


TRENDING ARTICLES

Meluruskan Opini Publik yang Keliru: Wakil …

Himam Miladi | 7 jam lalu

Wibawa Bupati Subang Ojang Sohandi, Jeblok! …

Jadiah Upati | 9 jam lalu

Saat Timnas Menanti Deadline FIFA, Thailand …

Achmad Suwefi | 15 jam lalu

Terobsesi Menulis Hingga Lupa Anak Istri …

Tjiptadinata Effend... | 19 jam lalu

Wacana Menristek Opsionalkan Skripsi, Kabar …

Liafit Nadia Yuniar | 20 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: