Back to Kompasiana
Artikel

Sosok

Gie Thok

selalu ingin tahu yang belum tahu

Cak Imin (Ketum DPP PKB) Pemimpin Muda yang Visioner

OPINI | 27 March 2013 | 20:17 Dibaca: 244   Komentar: 0   1

Memimpin masa depan ditentukan oleh kemampuan jabarkan visi, luasnya pergaulan, akses media & rekam jejak yang baik, di dalam tubuh Cak Imin ada. Saat jadi Ketum PB PMII Cak Imin sukses membuat sekolah transformasi sosial, amat kritis dengan KNPI hanya gagasan visioner Free Market of Ideas. Cak Imin sebagai pemimpin muda yang kinerja, keberpihakan dan jam terbangnya layak dijadikan panduan anak muda meniti masa depan. Cak Imin sebagai Ketum DPP PKB sudah orbitkan 3 kader sebagai menteri termuda di KIB 1 dan 2. Kebikakannya mendayung kapal ditengah badai suduh teruji.

Cak Imin bukan yang terbaik, tapi jelas kepemimpinannya mengurai aneka masalah di aras nasional, bukan cuma wacana, apalagi polesan citra. Pemuda harus saling topang dan mengokohkan, karena pemimpin yang sendirian mudah disapu dari peredaran. Cak Imin layak disangga sebagai ikon anak muda.
 Harus diakui Cak Imin kena 2 stigma; kaki tangan SBY&melawan Gus Dur. Tp 2 cap itu absurd dr sisi historis, fakta hukum&strategi politik. Kinerja Cak Imin sebagai menteri bukan sebagai figuran, tapi pilar utama KIB-2. Kapal bocor PKB justru ditambal Cak Imin, hingga kembali berlayar.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kartun Kenangan Konferensi Asia Afrika 1955 …

Gustaaf Kusno | | 19 April 2015 | 18:33

Kereta Api Lokal, Sarana Transportasi …

Andrea Dietricth | | 19 April 2015 | 12:39

[JNE BALI] Kompasiana Blogshop & …

Kompasiana | | 10 April 2015 | 15:11

Trik Meracik Bad News Menjadi Good News …

Muhammad Armand | | 18 April 2015 | 21:32

Mari Lestarikan Air bersama AQUA! …

Kompasiana | | 10 April 2015 | 19:03


TRENDING ARTICLES

Matematika Beras …

Faisal Basri | 6 jam lalu

Menjawab Logika Jongkok PSSI dan La Nyalla …

Alan Budiman | 6 jam lalu

Tommy Soeharto Tenar di Medsos, Dari Kisruh …

Hasto Suprayogo | 8 jam lalu

Jangan Remehkan Paspor Indonesia …

Ifani | 9 jam lalu

Media Sosial, Hedonisme dan Prostitusi …

Ariyani Na | 14 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: