Back to Kompasiana
Artikel

Sosok

Gie Thok

selalu ingin tahu yang belum tahu

Jejak Anggota DPR RI PKB 2004-09

OPINI | 23 March 2013 | 07:19 Dibaca: 1456   Komentar: 0   0

Hasil Pemilu 2004, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendapatkan suara 10,5% & mengirim 51 orang wakilnya ke DPR RI. Berikut profilnya

1. Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PKB. Ia menjabat Wakil Ketua DPR RI 1999-2004 & 2004-2009. Sekarang Menteri Tenaga Kerja (Menakertrans), Kepala Litbang Tabloid Detik 1993, sekretaris LKiS 1998, Ketum PB PMII 1994-97, S1 FISIP UGM dan S2 Ilmu Komunikasi UI.

2. Effendi Choiri (Gus Choi) nyantri di Pesantren Langitan, S1 & S2 di Jakarta, S3 di Universiti Malaya Kuala Lumpur, Doktor Falsafah , salah satu ‘vokalis’ Komisi I DPR RI yang kritis. Ketua FPKB 2007-09.

3. Zaini Helmy Faishal jebolan Fakultas Teknik Undar Jombang & Ketua Bidang Riset Pimpinan Pusat IPNU , deklarator FKPI 1997 ketua DPW Jabar 2008, masuk senayan usia 36 tahun, sekretaris FPKB DPR RI 2004-07 dan sekarang menteri PDT.

4. Ali Masykur Musa jadi anggota Fraksi PKB DPR RI 1999-2004 & 2004-2009, dari Dapil VI Jatim (Kediri, Blitar, Tulungagung), ketua FPKB DPR RI 2001-02 dan wakil komisi lX 2003-04, dosen Fisip UNEJ, presenter tv, ketum PB PMII 1991-94, ketua DPP KNPI 1995-98 dan sekarang di BPK RI.

5. H Z Arifin Junaedi jd anggota DPR RI 1999-2004 & 2004-2009 duduk di Wakil Ketua Komisi IV. Pernah jadi Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB , lahir di Kendal Jateng ini sangat aktif memimpin kunjungan kerja komisi dlm rangka plaksanaan fungsi pengawasan .

6. Abdul Wahid Hamid adalah putra (alm) KH Abd Wahid Zaini, kelahiran Probolinggo Jatim yang ikut mengurus Pesantren Nurul Jadid Paiton, menjadi anggota & Wakil Ketua Komisi X DPR RI. Pribadinya dikenal santun, kritis & suka menulis artikel .

7. Ali Mudhori lahir di Banyuwangi, berangkat dari Dapil IV Jatim (Lumajang & Jember), Wakil Koordinator BKSAP & Wakil Bendahara DPP

8. Anna Muawanah lahir di Tuban, S2 di Fakultas Hukum Bisnis Universitas Trisakti Jakarta, pernah duduk di Komisi III, Komisi XI DPR RI , sekarang Ketua PPKB (Pergerakan Perempuan Kebangkitan Bangsa) & Wakil Ketua Baleg DPR RI. Hobinya mendengarkan musik .

9. Abdullah Azwar Anas, Ketum PP IPNU 2000-2003, Ketua PP GP Ansor 2005-2010, duduk di Komisi V DPR RI. Mulai berpolitik usia 24 tahun, berangkat dari Dapil III Jatim (Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo), menyelesaikan S2 di FISIP UI Jakarta , jadi anggota DPR RI motivasinya untuk memperjuangkan hak2 masyarakat yg selama ini belum disuarakan dengan baik, meraih Penghargaan Rektor UI sebagai Mahasiswa Berprestasi tahun 1995. Sekarang jadi Bupati Banyuwangi Jatim .

10. H Ario Wijanarko adalah anak sulung dari Sunarto Sumoprawiro (Walikota Surabaya 1994-1999 & 1999-2001), lahir sebagai anak tentara , jebolan Fakultas Hukum Universitas Airlangga, pernah jadi Wakil Ketua DPW PKB Jatim, duduk di Komisi I, XI, IV & VI

11. KH Achmad Mubassyir Mahfud lahir di Sampang, anggota DPR RI 1999-2004 & 2008 terpilih melalui proses PAW menggantikan Moh.Mahfud MD, jadi Ketua MUI Sampang Madura 2005-2010 & Wakil Ketua Fraksi PKB DPR RI 2000-2004 , saat jadi anggota DPR RI memperjuangkan hal-hal strategis, seperti usulan “Madura Sebagai Serambi Madinah” .

12. Mahfud MD sempat jd Ketua Fraksi PKB DPR RI tahun 2004. Setelah itu Ketua Fraksi PKB diteruskan oleh Ali Masykur Musa, Wakil Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) periode 2002-2005 .

13. KH Ahmad Rawi lahir di Probolinggo, duduk di Komisi IV & Badan Kehormatan, Dapil II Jatim (Kota/Kab Probolinggo & Kab/Kota Pasuruan , selalu mengedepankan akhlaqul karimah dalam brpolitik. Beliau jd anggota Pansus RUU Pornografi & RUU Kementerian Negara.

14. A Ch Saifudin Zuhri (Gus Zuhri) lahir di Klaten Jateng, putra KH Moeslim Rifai Imampuro (Mbah Liem), S1 di UNAS Jakarta ,dilantik jadi DPR RI mnggantian Mufid Rahmat (PAW), duduk di Komisi II, masa baktinya hanya 9 bulan ,selalu mengedepankan & mementingkan kejujuran dalam berpolitik,) sangat mendambakan hasil kerjanya bisa brmanfaat bagi masyarakat, bangsa & negara.

15. H Akhmad Syafrin Romas lahir di Jakarta, jebolan Itenas/Atenas Bandung, Glasgow School of Art Scottland & MBA Course Jakarta , Direktur PT Discola Bandar Lampung, Dirut PT Sinar Pesisir Bandar Lampung & Dirut PT Pakuon Agung , jadi Wakil Sekretaris PW Ansor Lampung 1990-1995, Wakil Ketua PWNU Lampung 1997-2002, Bendahara DPP PKB 1998-2001, menjabat Ketua DPW PKB Lampung 2001-2006 & anggota Badan Pekerja MPR RI 1999-2004, jadi anggota DPR RI 2004-2009, duduk di Komisi VI & menjabat Wakil Ketua BURT DPR RI , ketika jadi Wakil Ketua BURT bilang: “Untuk hindari korupsi, seseorang harus berpenghasilan cukup, “Untuk menolong orang banyak, diri sendiri harus tak terjepit” , “Kalau anggota DPR susah, bagaimana mungkin menolong rakyat?” ,jadi Wakil Ketua BURT mengusulkan agar gaji anggota DPR RI dinaikan.

16. H Ali Mubarak lahir di Pemalang, brangkat dr Dapil X Jateng (Batang, Pekalongan, Pemalang), jebolan Akpar Trisakti, jadi Ketua Alumni Akpar Trisakti Jkt, Ketua DPP Musyawarah Muslim Santri Pengusaha Indonesia (MUSPI) , jadi Wakil Bendahara DPP PKB, Wakil Bendahara FPKB DPR RI & Wakil Ketua Komisi V, bersama Komisi V melakukan lobi terus menerus ke Uni Eropa agar larangan terbang terhadap maskapai-maskapai Indonesia dicabut , pernah duduk di Komisi VII & anggota Pansus Hak Angket DPR RI tentang Kasus Penjualan Tanker Pertamina, selalu ingin perjuangkn penegakan hukum, terutama pembuktian terbalik terhadap kekayaan pejabat negara , berusaha mewujudkan kesejahteraan rakyat melalui penataan minyak & gas yg berorientasi kepada rakyat.

17. Anisah Mahfudz pertama kali jadi anggota parpol ketika ditugasi menjabat Ketua PPKB Kabupaten Malang Jatim, direkrut jadi salah satu Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Malang & Wakil Ketua DPW PPKB Jatim 2002-2007, jadi anggota DPR RI setelah 7 tahun berkhidmat di PKB, dari Dapil V Jatim (Kab/Kota Malang, Kota Batu), memperoleh suara tertinggi di antara semua caleg Dapil V Jatim dari seluruh partai, basicnya guru Bahasa Inggris di MA Al-Maarif Singosari & jd Sekretaris FKB DPR RI, sangat aktif di Komisi X, pernah jadi Wakil Ketua Komisi X, lalu pindah ke Komisi IX DPR RI, sangat prihatin bahwa pendidikan di negeri ini terlalu berorientasi hasil, bukan proses.

18. H Bachrudin Nasori lahir di Tegal tahun 1954, dari Dapil IX Jateng (Kab/Kota Tegal & Brebes), Komisi XI, Komisi III, Komisi VII, Wakil Ketua Komisi X, Wakil Ketua Panggar, jebolan Statistik FMIPA UNPAD Bandung & Pembina PW GP Ansor Jawa Barat 1995-2000 , jadi Ketua Lembaga Perekonomian PBNU 1993-2000, Pembina PP IPNU, sekarang Bendum DPP PKB , istiqamah memperjuangkan aspirasi & kesejahteraan daerah pedesaan yang kurang dapat perhatian penuh pemerintah pusat , telah berhasil memperjuangkan Sekretaris Desa (Sekdes) menjadi PNS, Beliau dijuluki ‘Bapak Desa’.

19. H Bisri Romly lahir di Pekalongan Jawa Tengah, 5 Juli 1955 & Ketua DPC PKB Pekalongan pertama, dari Dapil X Jawa Tengah (Batang, Pemalang, Pekalongan), duduk di Komisi VI & Komisi IX, jadi Bendahara Fraksi PKB MPR RI, anggota Pansus RUU UMKM & Pansus RUU Narkotika, memperjuangkan terciptanya ksejahteraan petani dengan mengusahakan harga gabah yang mnguntungkan, harga pupuk terjangkau industry menengah kebawah eksisi sebagai sumber perekonomian masyarakat, mendesak pemerintah untuk menyediakan kredit lunak bagi petani tebu demi mempercepat swasembada gula dan meminta eks pabrik gula yang gulung tikar bisa dihidupkan kembali.

20. Hj Badriyah Fayumi adalah putri (alm) KH Ahmad Fayumi Munji, pengasuh Pesantren Raudlatul Ulum Kajen Jateng, alumni Pesantren Mathaliul Falah, mewakili Dapil III Jateng (Pati, Grobogan, Rembang, Blora) , memiliki konsen pada soal keadilan & kesetaraan pendidikan, khususnya madrasah & pesantren, memiliki konsen pada pemberdayaan perempuan & politik anggaran yang pro rakyat miskin, Sarjana Terbaik IAIN Jakarta Tahun 1995, jebolan Universitas Al-Azhar Kairo & S2 UIN Jakarta, jadi Ketua Umum DPP PPKB (Pergerakan Perempuan Kebangkitan Bangsa) periode 2007-2012, jadi Wakil Sekretaris Dewan Syura DPP PKB 2005-2010. jadi Wakil Sekretaris Fraksi PKB DPR 2005-2007 & Wakil Ketua FPKB DPR RI 2007-2008, jadi Staf Ahli Ibu Negara RI 2000-2001 & dosen UIN Syahid Jakarta, aktif di bidang dakwah, pendidikan masyarakat, gerakan perempuan & kajian kitab kuning.

21. Choirul Sholeh Rasyid lahir di Jember, Ketua PC PMII Jember 1991-1992, Wakil Sekjen PB PMII 1994-1997, Ketua PP GP Ansor 1997/1998 , jebolan Fak Ekonomi UNEJ, Ketua DPP KNPI 2002-2005 & Ketua PP GP Ansor 2005-2010 , dari Dapil IV Jatim (Jember, Lumajang), duduk di Komisi VI DPR RI & Direktur PT Mitra Indo Persada 2000-2004 , visinya adalah percepatan & penciptaan akses bagi produk, komoditas & UKM lokal untuk menembus pasar global, keahliannya mengkritisi angka-angka, terutama ketika jadi anggota Panitia Anggaran DPR RI 2004-2009, aktif terlibat dalam pembahasan berbagai RUU: RUU Bea Cukai, RUU Penanaman Modal dll, jadi Wakil Ketua Pansus RUU LPEI, tahun 2009 masuk Komisi VIII & terlibat dlm pmbahasan RUU Kesejahteraan Sosial , terlibat dalam pembahasan RUU Biaya Operasional Haji, RUU Jaminan Produk Halal dll, jadi pengurus DPP PKB & Wakil Bendahara Fraksi PKB DPR RI selama lebih dr 3 tahun.

22. Prof H Cecep Syarifuddin lahir di Bogor, putra KH Tb Muhammad Falak (ulama terpandang di Jabar & Banten). Al-Fatihah , jebolan SMPN I Bogor & SMAN I Bogor, lalu S1 di Fisipol Jurusan HI, sejak mahasiswa aktif diberbagai organisasi seperti PW IPNU & PW Ansor Yogya, jadi Ketua PW GP Ansor Jabar tahun 1967 & salah satu Ketua PP GP Ansor 1969-1985, di KNPI & jadi Ketua I KNPI 1981-1987 serta anggota eksekutif World Assembly of Youth , tahun 1978 mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Sosial & Ilmu Politik (STISIP) yg jd Universitas Garut , tahun 1981-1985 jadi Pembantu Rektor III Universitas Pasundan Bandung , sempat jadi Ketua Jurusan HI, lalu Dekan Fisip Unpas selama 2 periode , yang jebolan HI UGM Jogja itu tahun 1991 dikukuhkan menjadi Guru Besar HI Fisip Unpas , sempat jadi anggota Komisi Konstitusi & Dewan Research Nasional, Ketua Komisi Pndidikan MUI pusat & Ketua Fraksi PKB MPR RI.

23. H M Dahlan Chudori jd anggota DPR RI karena jiwanya terpanggil untuk mnjalankan amar ma’ruf nahi munkar, duduk di Komisi X , merasa pengabdiannya dalam dunia pendidikan & dakwah tidak cukup, lalu ingin berbuat lebih lewat DPR RI , aktif terlibat di beberapa pansus yang berkaitan dengan pendidikan & kebudayaan, seperti RUU Pornografi dll , ikut memperjuangkan program wajib belajar sembilan tahun. Pengabdiannya di Komisi X tidak main2. mmperjuangkan pningkatan mutu guru & ikut mengusulkn bantuan biaya operasional siswa agar brtambah setiap tahun , bilang, idealny orang tua & siswa tdk perlu memikirkan lagi biaya sekolah & biaya lainnya. Mereka hanya belajar , bilang, idealnya guru tidak perlu memikirkan kebutuhan hidup. Mereka hanya perlu memikirkan keberhasilan siswa.

bersambung……

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Membayar Zakat Fitrah di Masjid Turki, …

Gaganawati | | 27 July 2014 | 22:27

Kiat Menikmati Wisata dengan Kapal Sehari …

Tjiptadinata Effend... | | 27 July 2014 | 19:02

Indahnya Perbedaan :Keluarga Saya yang Dapat …

Thomson Cyrus | | 27 July 2014 | 19:45

Ini Rasanya Lima Jam di Bromo …

Tri Lokon | | 27 July 2014 | 21:50

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

Temuan KPK: Pemerasaan Pada TKI Capai Rp 325 …

Febrialdi | 26 July 2014 22:14

KPK Lebih Dibutuhkan TKI Ketimbang TNI, …

Fera Nuraini | 26 July 2014 19:21

Taruhan Kali Ini Untuk Jokowi dan Demokrasi …

Hosea Aryo Bimo Wid... | 26 July 2014 19:19

Surat Lebaran untuk Emak …

Akhmad Mukhlis | 26 July 2014 14:40

Daftar Kompasioner yang Berkualitas …

Hendrik Riyanto | 26 July 2014 13:29

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: