Back to Kompasiana
Artikel

Sosok

Daftar Artis Indonesia yang Pernah Jadi Pelacur

REP | 23 March 2013 | 14:31 Dibaca: 148778   Komentar: 11   4

DUNIA keartisan Indonesia tidak lepas dari bisnis prostitusi terselubung. Tingkat kehidupan mereka yang serba mewah, sementara job berkesenian tidak selalu ada, membuat mereka berpeluang menjajakan diri dengan kisaran dari puluhan juta sampai ratusan juta. Namun artikel ini tidak membicarakan itu. Inilah 20 aktor aktris Indonesia yang pernah berperan sebagai pelacur dan gigolo.


Catatan: Film-film yang diambil adalah film-film keluaran tahun 2000-an sampai sekarang.


20.Jenny Cortez

Jenny fasih berperan dalam film dengan judul kontroversial Pengakuan Seorang Pelacur. Setidaknya dalam urusan mengumbar aurat, aktingnya sendiri tak bernyawa. Sayang sekali film ini malah tampak amatiran dan penonton dibuat kebosonan.


19.Uli Auliani

Uli berperan sebagai PSK dalam drama kancut Akibat Pergaulan Bebas. Aktris yang sebenarnya potensial ini kembali bermain di film-film Indonesia kelas C.


18. Aming - Gara-Gara Bola dan Quickie Express

Dalam Gara-Gara Bola, Aming berperan sebagai waria pemilik kos-kosan yang sepemahaman saya nyambi sebagai WTK (waria Tuna Susila :p) sementara di Quickie Express ia berperan sebagai gigolo.


17. Masayu Anastasia - Susahnya Jaga Keperawanan di Jakarta dan Kawin Kontrak

Massayu berperan sebagai gadis desa yang ditawari pekerjaan sebagai pelacur dalam Susahnya Jaga Keperawanan di Jakarta. Film dengan format interaktif ini disutradarai Joko Nugroho. Massayu juga berperan sebagai “PSK kawin kontrak dalam film Kawin Kontrak.


16. Joana Alexandra - Virgin

Dalam sekuel gagal Virgin karya Nayato, Joana menjadi pusat perhatian saya. Dengan ramuan yang sama, di film itu ia berperan sebagai pelacur muda.


15.Christine Hakim - Daun di Atas Bantal

Meski tidak digambarkan secara eksplisit, tapi Christine Hakim berperan sebagai seorang ibu yang merawat tiga anak lelakinya yang penjual ganja. Dalam sebuah scene ia melacurkan diri pada seorang lelaki demi kebutuhan hidup.


14. Sabai Morscheck - Sang Dewi

Seorang pelacur cantik tak akan pernah lagi percaya pada cinta. Namun pandangannya berubah ketika bertemu dengan petinju muay thai yang bisu. Film ini menjadi film paling memorable yang pernah saya tonton. :’)


13. Wiwid Gunawan - Kawin Kontrak

Kawin kontrak adalah “pelacuran” dengan kedok legalisasi agama. Wiwid ambil bagian dalam film ini sebagai salah satu obyek kawin kontrak yang dikawinkan dengan Ricky Harun. Dalam sekuelnya, Kawin Kontrak Lagi, Wiwid mendapatkan Best Supporting Actress Penghargaan Samandayu 2008.


12. Shanty - The Photograph

Film paling romantis menurut saya ini mengisahkan penyanyi di klub malam yang dipaksa melayani om-om senang. Shanty bermain sangat natural di sana.


12. Ferly Putra -  Arisan Brondong

Ferly berperan sebagai brondong (cowok muda) yang menjadi obyek arisan tante-tante girang. Aktor pendatang baru ini bermain lepas dan natural. Arisan Brondong adalah film bergenre komedi yang sebenarnya menghibur.


11. Fahrani - Radit dan Jani

Dalam film dramatis ini, Jani melacurkan diri demi memberikan narkoba untuk suaminya yang seorang pemakai. Radit dan Jani membawa Fahrani dan lawan mainnya Vino, mendapatkan Piala Citra.


10. Tora Sudiro - Quickie Express

gambar: Kalyana Shira Film

Seorang lelaki pengangguran menemukan pekerjaan yang menjanjikan sebagai seorang gigolo dengan kedok delivery pizza. Quickie Express merupakan film terbaik Dimas Djayadiningrat.


9. Ardina  Rasti - Virgin

Stela pada awalnya melakukan sex bebas demi kesenangan sendiri. Namun ketika temannya mengalami masalah pelik, Stela harus rela menjadi pelacur demi mendapatkan banyak uang.


8. Happy Salma - 7 Hati 7 Cinta 7 Wanita

Peteater dan penulis ini memerankan pelacur yang terkena kanker rahim. Aktingnya diakui sebagai akting paling natural sehingga membuatnya diganjar Piala Citra untuk pemeran pendukung wanita terbaik FFI.


7. Dina Olivia - Mengejar Mas Mas

Meski tidak digambarkan secara eksplisit tentang adegan pelacuran, namun Dina memerankan dengan baik karakter seorang pelacur yang berpura-pura menjadi dosen. Film genre komedi di medio 90-an ini menjadi film yang paling tak terlupakan. Dina juga meraih banyak penghargaan sebagai Best Actrees di ajang perfilman nasional.
6. Sarah Sechan - Perempuan Punya Cerita

Dalam omnibus feminis, Perempuan Punya Cerita, fragmen Cibinong menjadi film pendek paling dikenang. Selain dialognya berbahasa Sunda, film ini menyentuh tema prostitusi dan penjualan anak di bawah umur. Cicih yang diperankan Sarah adalah penyanyi dangdut di klub malam. Agar ia menjadi penyanyi kota, ia dijebak seseorang yang ternyata hanya ingin mengambil anak perempuan di bawah umur teman Cicih. Cicih digambarkan tidur dengan om-om senang dan belakangan ia sadar dirinya diperalat dan ditipu.


5. Atiqah Hasiholan - Jamila dan Sang Presiden

Film ini mungkin terdengar ambisius dengan penceritaan super dramatis dari segi naskah. Tidak heran karena berdasar drama panggung. Film yang awalnya berjudul Pelacur dan Sang Presiden ini mengisahkan tentang PSK yang diperankan Atiqah, yang terpisah dengan adik perempuannya yang menjadi korban human traficking. Keterlibatan Atiqah dengan pejabat yang terbunuh, membuatnya masuk penjara dan terancam hukuman mati. Di film ini Penghargaan Samandayu 2009 memberikan Atiqah awards sebagai Best Actrees.

4. Djenar Maesa Ayu - Cinta Setaman

Dalam sebuah omnibus Cinta Setaman, Djenar tampil cukup frontal sebagai pelacur beranak satu yang hobi bawa keluar masuk pelanggannya. Ia juga digambarkan percaya hal-hal berbau mistis dengan menabur sejenis bebungaan di halaman rumahnya sebagai penarik tamu. Setiap malam, anak gadisnya terus menerus mendengar desahan mamanya yang mengganggu. Sampai akhirnya puterinya ini mencoba melakukan hal yang sama di sekolah pada seorang guru yang selama ini ia sukai.

3. Poppy Bunga - Bidadari Jakarta

wikipedia.com


Salah satu bagian yang paling dikritik dari film ini adalah posternya. Meski demikian film ini cukup menggambarkan kerasnya kehidupan para pelacur di Jakarta. Poppy berperan sebagai anak rantau yang menjadi PSK setelah diperkosa dan dijual oleh seseorang yang mengaku akan mempekerjakannya sebagai pembantu rumah tangga. Ia pun bersahabat dengan dua pelacur lainnya. Yang satu pemakai narkoba dan tewas, yang satunya lagi HIV AIDS.


2. Angie - Virgin

Virgin benar-benar film bertema mainstream yang lengkap. Komedi, dramatik, dan remaja. Mengerikan bagaimana cewek-cewek SMA itu menjual keperawanan mereka demi materi. Angie berperan sebagai anak miskin yang melacurkan diri hanya agar mendapatkan barang mewa seperti yang didapat dua temannya. Ketika dia melangkah lebih jauh, dia pun hamil. Namun ia lebih memilih membesarkan anaknya ketimbang menggugurkan. Sebab ia juga anak hasil hubungan di luar nikah.


1. Leony VH - Identitas

gambar: wikipedia

Gambaran miris pelacur disinggung secara satir dalam film Identitas. Leony VH berperan sebagai  perempuan belasan tahun keturunan yang memilih  menjadi pelacur agar dapat membiayai pengobatan ayahnya di rumah sakit. Sayangnya dia kemudian menjadi korban pembunuhan sehingga mayatnya diurus oleh sahabatnya sendiri yang bekerja di rumah sakit. Leony memiliki akting cemerlang dan melakukan hal yang tidak dilakukan aktris Indonesia di era 90-an sampai sekarang, ya, dia telanjang. Meski adegan itu di-blur, tapi apresiasi harus kita berikan kepadanya atas kacamata akting. Leony VH mendapatkan penghargaan Best Actress Penghargaan Samandayu 2010.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pak Angin, Derita Pengamen Sepuh Jalanan dan …

Agung Soni | | 19 August 2014 | 23:04

Ada Apa di Papua? …

Petrus Pit Supardi ... | | 20 August 2014 | 06:12

Foto Payudara Jupe Dipegang Diego Michel, …

Ifani | | 20 August 2014 | 07:44

Situasi Keamanan Berwisata di Mesir: Rute …

Andre Jayaprana | | 19 August 2014 | 23:19

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Menebak Putusan Akhir MK di Judgment Day …

Jusman Dalle | 3 jam lalu

Massa ke MK, Dukungan atau Tekanan Politis? …

Herulono Murtopo | 4 jam lalu

Sadarkah Anda Telah Mem-bully Anak Anda …

Seneng Utami | 4 jam lalu

Memprediksi Kepemimpinan Berdasarkan …

Rahman T. Hakim | 5 jam lalu

Analisis Kroco: Jelang Putusan PHPU oleh MK …

Sicillia Leiwakabes... | 10 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: