Back to Kompasiana
Artikel

Sosok

Heni Akhwat Damanik

Tidak ada keberanian yang sempurna tanpa kesabaran. Sebab kesabaran adalah nafas yang menentukan lama tidaknya selengkapnya

Anis Matta sang Presiden PKS

REP | 15 March 2013 | 08:06 Dibaca: 759   Komentar: 0   2

Sosok seorang politikus ini sungguh mampu memberikan semangat baru bagi partai PKS yang kata orang lagi terkena badai. Beliau tampil disaat partai PKS ini dalam keadaan yang sungguh mencemaskan karena presidennya LHI menjadi tersangka korupsi dan saat ini telah dalam proses hukum. Dan posisi presiden di pindahkan kepada punggung beliau yang sudah tidak begitu asing dalam dunia  perpolitikan Indonesia.

Anis Matta sang “Soekarno Muda” mampu membangkitkan semangat kader-kader PKS dengan orasi perdana beliau yang sangat berapi-api  agar  kader PKS terus bekerja dan membuktikan bahwa badai itu tidak berpengaruh besar kepada PKS. Tidak tanggung-tanggung totalitas beliau dalam mengemban amanah sebagai presiden partai. Ia pun mengundurkan diri dari DPR RI dan fokus dalam mengurusi partainya.

Dari semenjak ia terpilih menjadi presiden, ia terus melakukan konsolidasi ke daerah-daerah diantaranya Jabar, Sumut, Jatim, Sulsel, Jogya, Bali, Jakarta dan Banten. Bahkan beliau berulang kali datang ke Jabar dan Sumut hanya untuk memberikan motivasi kepada kader-kader didaerah ini karena sedang menghadapi Pilgubsu yakni Jabar (24 Februari 2013) dan Sumut (7 Maret 2013). Kalau saya pikir berapa dana yang dihabiskannya hanya untuk bolak-balik ke Jabar dan Sumut padahal beliau hanya 5 menit memberikan orasi disetiap kampanye dan kemudian sore  atau malamnya sudah harus pulang ke Jakarta.

Bahkan saya terus berpikir bagaimana kondisi kesehatan dan pikiran para Qiyadah di DPP PKS. Sungguh Luar Biasa…! Berjuang untuk dakwah dan alhasil Allah memberikan jawaban atas badai itu dengan kemenangan di Jabar dan Sumut, walau itu pun banyak yang bilang bahwa bukan kemenangan PKS tapi figur dari setiap calon.

Hingga kamis malam (14/3) dalam acara Gestur TV One, beliau tampil dengan gaya seorang Anis Matta yang sungguh mampu membuat salah satu  panelis mengucapkan bahwa “Anis Matta layak mendapat Tiket Wapres” dan disandingkan dengan Muhammad Hatta, JK dan Hamzah Haz.

Inilah sosok Presiden PKS yang sungguh banyak menghasilakn tulisan-tulisan yang akhirnya dibukukan. Saya adalah penikmat buku-buku karya beliau dan buku yang sangat saya sukai adalah “Menikmati Demokrasi dan Mencari Pahlawan Indonesia”. Buku-buku ini adalah buku serial kepahlawanan. Ada juga buku serial Cinta dan banyak lainnya.

PKS akan terus naik..!!

Semakin dihantam maka kader PKS semakin semangat untuk Indonesia Sejahtera.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Perpu Pilkada Adalah Langkah Keliru, Ini …

Rolas Jakson | | 01 October 2014 | 10:25

3 Kesamaan Demonstrasi Hongkong dan UU …

Hanny Setiawan | | 30 September 2014 | 23:56

Punya Ulasan Seputar Kependudukan? Ikuti …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 10:29

Kompasiana “Mengeroyok” Band Geisha …

Syaiful W. Harahap | | 01 October 2014 | 11:04

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Tanpa Ibra, PSG Permalukan Barca …

Mike Reyssent | 5 jam lalu

Benefit of Doubt: Perpu dari SBY …

Budiman Tanjung | 7 jam lalu

Masalah Pilkada: Jangan Permainkan UU! …

Jimmy Haryanto | 7 jam lalu

Beraninya Kader PAN Usul Pilpres oleh MPR, …

Sahroha Lumbanraja | 8 jam lalu

Guru Pukul Siswa, Gejala Bunglonisasi …

Erwin Alwazir | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Daffa (2thn) Atlit Cilik Taekwondo …

Muhammad Samin | 7 jam lalu

Fatimah Hutabarat, Derita di Penjara …

Leonardo | 8 jam lalu

Anak Muda Haruskah Dipaksa? …

Majawati Oen | 8 jam lalu

Gigi berlubang Pada Balita …

Max Andrew Ohandi | 8 jam lalu

Sosialisasi Khas Warung Kopi …

Ade Novit | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: