Back to Kompasiana
Artikel

Sosok

Paus Benediktus XVI ‘Shalat’ di Masjid (Hoax)

REP | 23 February 2013 | 09:04 Dibaca: 5697   Komentar: 0   2

13615842801070673461

sumber www.catholic.org

Berita yang santer beredar, meskipun terindikasi sebagai hoax menyebutkan bahwa Paus Benediktus XVI telah masuk Islam. Tentu saja berita yang bisa membuat penderita jantung ini menutupkan kelopak mata selamanya. Bayangkan, seorang imam tertinggi dari Katolik yang membawahi semua panji-panji kristiani sedunia berpindah kepada keyakinan; yang secara sejarah pula tercatat beberapa kali berperang dengan mengusung ideologi sebagai alasannya yakni Islam (di baca: perang salib).

Berita sampah dan jauh dari kebenaran ini tentu saja menambah panjang kesan kontroversi yang ada.Berawal dari mundurnya pria sepuh berdarah Jerman ini dari tahta suci Vatikan yang kemudian di imbuhi  beberapa selentingan bahwa turunnya beliau dari jabatannya ini tidak lepas dari kisruh berupa pemerasan oleh beberapa kalangan petinggi di Vatikan, korupsi, kasus penyimpangan seks dan kasus yang membuat pria ini akhirnya memilih untuk lengser dari tahta suci.

Sumber-sumber seperti Vatileaks, menuliskan perihal beberapa kasus yang akhirnya ‘memaksa’ Benediktus memutuskan turun dari kedudukannya. Meskipun ada juga beberapa Paus yang mundur dari Vatikan dalam sejarah kepausan sebelum maut menjemputnya tetap saja hal ini menyita perhatian dunia karena kesan mendadaknya keputusan tersebut.

Namun sebuah link..akhirnya diharapkan bisa menjawab berita ‘miring’ tersebut karena yang didapatkan adalah saat Paus Benediktus berkunjung ke Turki dan berdoa (shalat dalam arti lain adalah berdoa) di dalam masjid tersebut (lihat gambar yang dimaksud). Tentu saja ’shalat’ yang harus berbeda dengan ketentuan yang berlaku bagi muslim ketika shalat. Digambar terlihat betapa istiqomahnya seorang Paus didalam imannya. Jika muslim menyedekapkan tangan kanan menumpang di atas tangan kiri dan beliau ‘melawannya’ dengan melakukan kebalikannya.

Jadi, mualafnya seorang Benediktus adalah hoax dan gossip yang  sangat murahan!

Link referensi:

1. http://en.wikipedia.org/wiki/Vatileaks_scandal

2. http://www.vatileaks.com/

3. http://theweek.com/article/index/201287/pope-benedict-and-the-pedophilia-scandal-a-timeline

4. http://www.cbc.ca/news/world/story/2012/05/28/vatican-scandal-monday.html

5. http://www.huffingtonpost.com/2012/02/17/vatican-scandalvatileaks-_n_1284039.html

6. http://www.thedailybeast.com/articles/2013/02/21/should-sex-abuse-scandal-cardinals-be-allowed-to-vote-for-new-pope.html

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kunonya Rekapitulasi Pilpres, Kalah Canggih …

Ferly Norman | | 22 July 2014 | 07:48

Cara Mudah Kenali Pelaku Olshop yang …

Ella Zulaeha | | 22 July 2014 | 11:59

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21

Cara Mudah Kenali Pelaku Olshop yang …

Ella Zulaeha | | 22 July 2014 | 11:59

Bukan Dengkuran Biasa …

Andreas Prasadja | | 22 July 2014 | 10:45


TRENDING ARTICLES

Perlukah THR untuk Para Asisten Rumah …

Yunita Sidauruk | 6 jam lalu

Catatan Tercecer Pasca Pilpres 2014 (8) …

Armin Mustamin Topu... | 8 jam lalu

Rekap Final Kawalpemilu.org Jokowi 53,15%, …

Rullysyah | 8 jam lalu

Lima Artis Terseksi Indonesia dengan Selera …

Sahroha Lumbanraja | 11 jam lalu

Jejak Itu Bernama Screenshot… …

Sunardi Al Banyumas... | 12 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: