Back to Kompasiana
Artikel

Sosok

Paus Benediktus XVI ‘Shalat’ di Masjid (Hoax)

REP | 23 February 2013 | 09:04 Dibaca: 5698   Komentar: 0   2

13615842801070673461

sumber www.catholic.org

Berita yang santer beredar, meskipun terindikasi sebagai hoax menyebutkan bahwa Paus Benediktus XVI telah masuk Islam. Tentu saja berita yang bisa membuat penderita jantung ini menutupkan kelopak mata selamanya. Bayangkan, seorang imam tertinggi dari Katolik yang membawahi semua panji-panji kristiani sedunia berpindah kepada keyakinan; yang secara sejarah pula tercatat beberapa kali berperang dengan mengusung ideologi sebagai alasannya yakni Islam (di baca: perang salib).

Berita sampah dan jauh dari kebenaran ini tentu saja menambah panjang kesan kontroversi yang ada.Berawal dari mundurnya pria sepuh berdarah Jerman ini dari tahta suci Vatikan yang kemudian di imbuhi  beberapa selentingan bahwa turunnya beliau dari jabatannya ini tidak lepas dari kisruh berupa pemerasan oleh beberapa kalangan petinggi di Vatikan, korupsi, kasus penyimpangan seks dan kasus yang membuat pria ini akhirnya memilih untuk lengser dari tahta suci.

Sumber-sumber seperti Vatileaks, menuliskan perihal beberapa kasus yang akhirnya ‘memaksa’ Benediktus memutuskan turun dari kedudukannya. Meskipun ada juga beberapa Paus yang mundur dari Vatikan dalam sejarah kepausan sebelum maut menjemputnya tetap saja hal ini menyita perhatian dunia karena kesan mendadaknya keputusan tersebut.

Namun sebuah link..akhirnya diharapkan bisa menjawab berita ‘miring’ tersebut karena yang didapatkan adalah saat Paus Benediktus berkunjung ke Turki dan berdoa (shalat dalam arti lain adalah berdoa) di dalam masjid tersebut (lihat gambar yang dimaksud). Tentu saja ’shalat’ yang harus berbeda dengan ketentuan yang berlaku bagi muslim ketika shalat. Digambar terlihat betapa istiqomahnya seorang Paus didalam imannya. Jika muslim menyedekapkan tangan kanan menumpang di atas tangan kiri dan beliau ‘melawannya’ dengan melakukan kebalikannya.

Jadi, mualafnya seorang Benediktus adalah hoax dan gossip yang  sangat murahan!

Link referensi:

1. http://en.wikipedia.org/wiki/Vatileaks_scandal

2. http://www.vatileaks.com/

3. http://theweek.com/article/index/201287/pope-benedict-and-the-pedophilia-scandal-a-timeline

4. http://www.cbc.ca/news/world/story/2012/05/28/vatican-scandal-monday.html

5. http://www.huffingtonpost.com/2012/02/17/vatican-scandalvatileaks-_n_1284039.html

6. http://www.thedailybeast.com/articles/2013/02/21/should-sex-abuse-scandal-cardinals-be-allowed-to-vote-for-new-pope.html

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Remaja di Moskow Juga Suka Naik ke Atap KRL …

Lidia Putri | | 01 August 2014 | 19:28

Menelusuri Budaya Toleransi di Komplek …

Arif L Hakim | | 01 August 2014 | 18:18

Apakah ‘Emoticon’ Benar-benar Jujur? …

Fandi Sido | | 01 August 2014 | 18:15

“Tak Sempurna Hanya Tanpa …

Jarjis Fadri | | 31 July 2014 | 08:41

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

Koalisi Merah Putih Tetaplah Merah Putih, …

Hanny Setiawan | 7 jam lalu

Jokowi Belum Dilantik, PKB Sudah Nagih Jatah …

Ikhlash Hasan | 7 jam lalu

Libur Lebaran, Bertemu Bule dan Supir Isteri …

Hendry Sianturi | 12 jam lalu

Membuat Tanda Salib di Pusara Ir. Soekarno …

Kosmas Lawa Bagho | 12 jam lalu

Info Hoax Umar Abuh Masih Disebarkan …

Gatot Swandito | 15 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: