Back to Kompasiana
Artikel

Sosok

Widodo Judarwanto

Dr Widodo Judarwanto, pediatrician. www.growupclinic.com www.allergycliniconline.com www.pickyeatersclinic.com www.dokteranakonline.com "We are guilty of many errors and selengkapnya

Inilah 10 Inspiring Leadership Tahun 2013

OPINI | 02 January 2013 | 08:58 Dibaca: 4567   Komentar: 0   1

Perenungan bangsa dalam akhir tahun ini selain dengan mengamati perjalanan sejarah bangsa dalam tahun 2012 juga mencermati keteladanan para pemimpinnya. Meski banyak pikiran negatif yang mengatakan Indonesia krisis kepemimpinan tetapi sebaiknya dikedepankan sisi positif bahwa masih banyak pemimpin negeri ini yang hebat dan luar biasa. Untuk itu dalam perenungan akhir tahun ini muncul dalam memori bangsa ini tentang para pemimpin negeri ini yang dapat dijadikan “Inspiring Leaderdship”.

“Inspiring Leadership” adalah teladan, inpirasi dan panutan kepemimpinan para tokoh nasional. Para tokoh tersebut telah menjadikan karakter dan sosok yang sangat kuat dan dapat menjadi inspirasi dan memotivasi lingkungannya untuk ikut berperan positif dalam segala bidang profesi dan kehidupan masyarakat bangsa ini. Pada umumnya inspirasi yang dapat dijadikan keteladanan adalah sikap tanpa pamrih, kerja keras, cerdas, jujur, santun dan kreatif adalah keteladanan yang harus dijadikan semua anak bangsa untuk hidup berbangsa dan bernegara. Sikap kreatif ditunjukkan dengan usaha pembaharuan dan ide brilian yang diikuti dengan tidakan dan sikap bukan sekedar slogan.

Tokoh dan elit bangsa yang dapat dijadikan “Inspiring Leadership ” di tahun 2013 di Indonesia sangat banyak. Berbagai tokoh pejabat negara baik sebagai presiden, menteri, gubernur, penguasaha ataupun tokoh bangsa lainnya. Kapasitas dan kapabilitas yang ada berupa karisma, kekuasaan, intelektualitas, kekayaan, kepintaran, profesionalitas, prestasi, kemampuan seni dan budaya yang mempunyai pengaruh terhadap kehidupan dan hajat hidup sebagian besar masyarakat Indonesia.

10 Tokoh Nasional yang layak Jadi “Inspiring Leadership ” di tahun 2013

1. Joko Widodo Gubernur DKI Jakarta sejak tanggal 15 Oktober 2012 menjabat gubernur ke-17 yang memimpin ibu kota Indonesia. Karisma Jokowi saat ini sangat luarbiasa. Setiap Jokowi berada masyarakat selalu berebut untuk bersalaman atau sekedar bedialog singkat. Setiap media berlomba-loma untuk menyiarkannya. Dalam sosial media manapun atau citizen jornalism seperti Kompasianapun, nama Jokowi paling hangat dan paling banyak dibicarakan. Bila dicermati meski kepemimpinannya masih berkelas lokal tetapi karisma dan dampaknya berkaliber nasional dan internbasional. Bahkan dia juga masuk nominasi 25 walikota terbaik di dunia. Selain berkarisma, inpirasi luarbiasa Jokowi yang dijadikan keteladanan adalah jujur, tanpa pamrih, polos, merakyat, kreatif dan energik.

2. Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden Indonesia  2009 – 2014. Presiden Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono.  Jend. TNI (Purn.) Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono adalah Presiden Indonesia ke-6 yang menjabat sejak 20 Oktober 2004. Ia, bersama Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla, terpilih dalam Pemilu Presiden 2004. Ia berhasil melanjutkan pemerintahannya untuk periode kedua dengan kembali memenangkan Pemilu Presiden 2009, kali ini bersama Wakil Presiden Boediono. Sehingga, sejak era reformasi dimulai, Susilo Bambang Yudhoyono merupakan Presiden Indonesia pertama yang menyelesaikan masa kepresidenan selama 5 tahun dan berhasil terpilih kembali untuk periode kedua. SBY pernah menjadi 100 tokoh Berpengaruh Dunia 2009 kategori Pemimpin & Revolusioner Majalah TIME, 2009, oleh TIME. Susilo Bambang Yudhoyono juga pernah dicalonkan untuk menjadi penerima penghargaan Nobel perdamaian 2006 bersama dengan Gerakan Aceh Merdeka dan Martti Ahtisaari atas inisiatif mereka untuk perdamaian di Aceh. Inspirasi terbesar yang harus menjadi keteladanannya adalah dalam membangun politik harus mengedepankan sifat santun, jujur dan cerdas. Hal itulah yang tercermin dalam setiap pengambilan keputusan dan kenerjanya dalam pemerintahan. Kejebiusan, kecermatannya serta mengutaakan sikap jujur, santun dan cerdas inilah yang sering disalah artikan.dan sebagai senjata oleh lawan politiknya bahwa SBY terkesan lamban.

3. Dahlan Iskan, Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Bekas direktur utama PLN. Menteri BUMN yang baru, Dahlan Iskan. Dhlan Iskan menjadi salah satu dari 25 penerima penghargaan “Inspiring Leader” Award dari harian Seputar Indonesia Koran Sindo. Keteladanan dan komitmen yang ditunjukkan oleh seorang Dahlan Iskan dalam memimpin PLN, BUMN dibidang kelistrikan hanya dalam kurun 2 tahun terakhir yang dinilai membawa banyak perubahan yang positif. Dahlan berhasil dalam membangun dan memperbaiki pelayanan PLN dalam menyediakan pasokan listrik secara nasional. Slain itu Dahlan Iskan juga dinobatkan sebagai Marketer of the year 2010 versi Majalah Marketeers Indonesia. Dahlan dipilih karena dianggap sebagai marketer terbaik tahun ini dari berbagai kategori bisnis. Dahlan bukan hanya piwai dalam menulis tetapi sangat jenius dalam berpikir dan sangat hebat dalam bertindak. CEO terbaik Indonesia ini selalu dikenal tangan dingin dalam setiap apa yang dikerjakannya harus menjadi alternatif terbaik saat Indonesia dilanda krisis kepemimpinan. Dahlan iskan pantas disebut “Benyamin Franklin”nya Indonesia. Kharisma dan kiprahnya tampaknya hampir mendekati tokoh besar Amerika Serikat itu dalam skala nasional. Kesamaan ke dua tokoh ini adalah sama-sama sederhana, berlatar belakang wartawan, pemilik penerbitan dan mempunya berbagai ide brilian yang bermanfaat bagi bangsa dan umatnya. Kemiripan lain adalah saat menjadi pejabat keduanya sudah kaya dan bekerja ihklas demi negara dan masyarakatnya tanpa memperhitungkan materi. Keduanya sama-sama tidak mengambil gajinya saat menjadi pejabat pemerintah. Inpirasi terbesar yang dapat dijadikan keteladanan adalah kerja keras, rela berkorban dan kreatifitas yang tinggi.

4. Sri Mulyani, Direktur Pelaksana Bank Dunia. Sri Mulyani termasuk dalam The 100 Top Global Thinkers 2012 versi majalah Foreign Policy dan The Most 100 Powerful Woman 2012 versi majalah Forbes. Sebelumnya Ia dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik Asia untuk tahun 2006 oleh Emerging Markets pada 18 September 2006 di sela Sidang Tahunan Bank Dunia dan IMF di Singapura.[1] Ia juga terpilih sebagai wanita paling berpengaruh ke-23 di dunia versi majalah Forbes tahun 2008[2] dan wanita paling berpengaruh ke-2 di Indonesia versi majalah Globe Asia bulan Oktober 2007. Sri Mulyani Indrawati adalah wanita sekaligus orang Indonesia pertama yang menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia. Jabatan ini diembannya mulai 1 Juni 2010. Sebelumnya, dia menjabat Menteri Keuangan Kabinet Indonesia Bersatu. Begitu, dia berkantor di Kantor Bank Dunia, dia praktis meninggalkan jabatannya sebagai menteri keuangan. Sebelum menjabat menteri keuangan, dia menjabat Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas dari Kabinet Indonesia Bersatu. Sri Mulyani sebelumnya dikenal sebagai seorang pengamat ekonomi di Indonesia. Ia menjabat Kepala Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LPEM FEUI) sejak Juni 1998.Sri Mulyani dipindahkan menjadi Menteri Keuangan menggantikan Jusuf Anwar. Sejak tahun 2008, ia menjabat Pelaksana Tugas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Inspirasi terhebat yang dapat dijadikan keteladanan adalah keseriusan, kecerdasan. Kerja keras dan konsistensi yang kuat.

5. Mahfud MD, Ketua Mahkamah Konstitusi
Prof. Dr. Mohammad Mahfud M.D., S.H., S.U. adalah Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2008-2011 dan Hakim Konstitusi periode 2008-2013. Sebelumnya ia adalah anggota DPR dan Menteri Pertahanan pada Kabinet Persatuan Nasional. Ia meraih gelar Doktor pada tahun 1993 dari Universitas Gadjah Mada. Sebelum diangkat sebagai Menteri, Ia adalah pengajar dan Guru Besar Hukum Tata Negara di Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta. Dalam penampilannya Mahfud selalu mengeluarkan opini yang keras. Kontroversial meskipun dia sangat hati-hati dalam berucap. Selain jujur dia adalah sosok yang berani dan sangat konsekuen dalam permasalahan bangsa yang khususnya penmegakkan korupsi.

6. Abraham Samad Ketua KPK. Dr. Abraham Samad, S.H., M.H. adalah seorang advokat yang sekarang menjadi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2011-2015. Untuk menunjang profesi yang digelutinya, Abraham Samad medirikan sebuah lembaga swadaya masyarakat yang diberi nama Anti Coruption Committee (ACC). LSM ini bergerak dalam kegiatan pemberantasan korupsi, seperti melakukan kegiatan pembongkaran kasus-kasus korupsi, khususnya di Sulawesi Selatan. Selain itu ACC memiliki tujuan mendorong terciptanya sistem pemerintahan yang baik serta sistem pelayanan publik yang maksimal dengan sasaran pemberantasan korupsi. Abraham Samad duduk sebagai koordinator, selain ia adalah penggagas LSM tersebut. Saat menjabat ketua KPK dengan perlahan tapi pasti KPK telah melakukan banyak gebrakan dengan menjerat koruptor berkelas seperti deputi BI Miranda Gultom, menteri pemuda dan olahraga Andi Malangrangeng dan berbagai koruptor besar lainnya. Keteladanan yang dapat dijadikan inspirasi pada sosok Abraham Samad adalah penggiat korupsi yang berani, konsisten dan lugas.

7. Yusuf Kala. Bekas wakil Presiden. Jusuf adalah seorang pebisnis dan politikus. Bisnis keluarga Kalla tersebut meliputi beberapa kelompok perusahaan di berbagai bidang industri. Tahun 1968, Jusuf Kalla menjadi CEO dari NV Hadji Kalla. Di bawah kepemimpinannya, NV Hadji Kalla berkembang dari sekedar bisnis ekspor-impor, meluas ke bidang-bidang perhotelan, konstruksi, pejualan kendaraan, perkapalan, real estate, transportasi, peternakan udang, kelapa sawit, dan telekomunikasi. Jusuf Kalla menjabat sebagai menteri di era pemerintahan Abdurrahman Wahid (Presiden RI yang ke-4), tetapi diberhentikan dengan tuduhan terlibat KKN. Jusuf Kalla kembali diangkat sebagai Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat di bawah pemerintahan Megawati Soekarnoputri (Presiden RI yang ke-5). Jusuf Kalla kemudian mengundurkan diri sebagai menteri karena maju sebagai calon wakil presiden, mendampingi calon presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam Munas Palang Merah Indonesia ke XIX, Jusuf Kalla terpilih menjadi ketua umum Palang Merah Indonesia periode 2009-2014. Inpirasi luarbiasa yang dapat dijadikan keteladanan JK dalam memperbaiki permaslaahan bangsa adalah cepat, cerdas dan kreatif.

8. Bambang Wijoyanto, Wakil Ketua KPK. Bambang Widjojanto banyak beraktivitas dalam kegiatan lembaga swadaya masyarakat, meski juga tercatat sebagai advokat. Latar belakang pendidikannya beragam. Dia menyelesaikan studi di di Universitas Jayabaya pada tahun 1984 dan kemudian menempuh sejumlah pendidikan formal dan non formal terkait dengan hak azasi manusia di Amerika Serikat, Belanda dan Inggris. Aktifitas luar iasa yang dilakukan dalam bidang HAM, membuatnya meraih penghargaan Kennedy Human Rights Award. Sebagai aktifis penggiat antikorupsi dia sangat aktif dalam gerakan antikorupsi di Indonesia Corruption Watch dan Partnership of Governance Reform. Inpirasi luarbiasa yang harus dijadikan keteladanan semua anak bangsa adalah kerja keras, komitmen dan konsistensinya dalam semangat antikorupsi dia terapkan sejak dalam dirinya dan lingkungan keluarga yang akan membantu permasalahan korupsi yang melanda bangsa ini.

9. Hatta Radjasa. Menko Ekuin. Ir. M. Hatta Radjasa adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia sejak 22 Oktober 2009. Sebelumnya ia pernah menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara (2007-2009), Menteri Perhubungan (2004-2007), dan Menteri Negara Riset dan Teknologi(2001-2004). Hatta Radjasa terpilih sebagai Ketua Umum DPP PAN periode 2010-2015 menggantikan Soetrisno Bachir. Pada 11 Desember 2011 Partai Amanat Nasional (PAN) dalam Rapat Kerja Nasional PAN 2011 di Jakarta secara resmi mendukung Ketua Umum PAN Hatta Radjasa sebagai bakal calon presiden dalam Pemilu 2014. Inspirasi hebat yang dapat dijadikan keteladanan para politikus Indonesia lainnya adalah kerja keras, bersungguh-sunguh serta komunikasi yang bersahabat, santun dan cerdas adalah kuci utama dalam mengatasi konflik dan permasalahan bangsa.

10. Chairul Tanjung adalah usahawan sukses yang berhasil mengembangkan Para Group menjadi hebat dan luar biasa. Sempat jatuh bangun, akhirnya ia sukses membangun bisnisnya. Perusahaan konglomerasi miliknya, Para Group menjadi sebuah perusahaan bisnis membawahi beberapa perusahaan lain seperti Trans TV dan Bank Mega. Chairul menyatakan bahwa dalam membangun bisnis, mengembangkan jaringan (network) adalah penting. Memiliki rekanan (partner) dengan baik diperlukan. Membangun relasi pun bukan hanya kepada perusahaan yang sudah ternama, tetapi juga pada yang belum terkenal sekalipun. Bagi Chairul, pertemanan yang baik akan membantu proses berkembang bisnis yang dikerjakan. Ketika bisnis pada kondisi tidak bagus maka jejaring bisa diandalkan. Bagi Chairul, bahkan berteman dengan petugas pengantar surat pun adalah penting. Dalam hal investasi, Chairul memiliki idealisme bahwa perusahaan lokal pun bisa menjadi perusahaan yang bisa bersinergi dengan perusahaan-perusahaan multinasional. Ia tidak menutup diri untuk bekerja sama dengan perusahaan multinasional dari luar negeri. Baginya, ini bukan upaya menjual negara. Akan tetapi, ini merupakan upaya perusahaan nasional Indonesia bisa berdiri sendiri, dan jadi tuan rumah di negeri sendiri. Menurut Chairul, modal memang penting dalam membangun dan mengembangkan bisnis. Baginya, kemauan dan kerja keras harus dimiliki seseorang yang ingin sukses berbisnis. Namun mendapatkan mitra kerja yang handal adalah segalanya. Baginya, membangun kepercayaan sama halnya dengan membangun integritas. Di sinilah pentingnya berjejaring (networking) dalam menjalankan bisnis. Dalam bisnis, Chairul menyatakan bahwa generasi muda bisnis sudah seharusnya sabar, dan mau menapaki tangga usaha satu persatu. Menurutnya, membangun sebuah bisnis tidak seperti membalikkan telapak tangan. Dibutuhkan sebuah kesabaran, dan tak pernah menyerah. Jangan sampai banyak yang mengambil jalan seketika (instant), karena dalam dunia usaha kesabaran adalah salah satu kunci utama dalam mencuri hati pasar serta membangun integritas. Inspirasi luar biasa yang harus dijadikan contoh bagi bangsa ini adalah sikap kerja keras, pantang meyerah, dan mengedepankan integritas dan teknologi informasi.
Pemilihan nama tokoh dan urutan 10 Inspiring leaderhip ini pasti menimbulkan banyak pendapat dan kontroversi. Perbedaan pendepat itu tergantung dalam latar belakang pemikiran dan kepentingan. Tetapi sosok tokoh atau urutan itu bukanlah yang terpenting. Substansi dan ide utama yang harus dijadikan inspirasi sipapauin tokoh itu adalah sikap kejujuran, mengutamakan kepentingan rakyat, kerja keras, santun dan kreatifitas.

Di tahun 2013 ini sebaiknya bangsa ini jangan dicekoki oleh pandangan negatif. Sikap pesimis yang tudak disadari akan menghancurkan semangat bangsa ini untuk lebih maju di tahun 2013. Sikap negatif dan opini ppesimis itu sering didengungkan berbagai pihak seperti opini “krisis kepemimpinan”, “tidak ada panutan” dan “tidak ada keteladanan kepemimpinan”. Sikap pesimis dan pikian negatif yang selama ini mencemari perilaku masyarakat itu diperberat oleh opini negatif media masa dan individu tertentu demi kepentingan pribadi atau kelompok apalagi menjelang suksesi 2014. Opini negatif itu dipenuhi oleh sikap rasa permusuhan, saling mengutuk atau saling mencari keburukan dan kesalahan orang lain daripada mencari solusi memperbaiki bangsa. Bangsa ini harus berpikiran jernih dan berpikir cerdas dan positif dalam menyongsong tahun 2013. Lebih baik memilih menyalakan lilin daripada mengutuk kegelapan.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Johannes Karundeng Mengajari Kami Mencintai …

Nanang Diyanto | | 21 September 2014 | 15:45

Kompasianers Jadi Cantik, Siapa Takut? …

Maria Margaretha | | 21 September 2014 | 16:51

Kaizen dan Abad Indonesia …

Indra Sastrawat | | 21 September 2014 | 15:38

Kucing Oh Kucing …

Malatris | | 21 September 2014 | 16:00

[Daftar Online] Nobar Film “Tabula …

Kompasiana | | 21 September 2014 | 10:33


TRENDING ARTICLES

Logika aneh PKS soal FPI dan Ahok …

Maijen Nurisitara | 5 jam lalu

Usai Sikat Malaysia, Kali ini Giliran Timor …

Achmad Suwefi | 9 jam lalu

Warga Menolak Mantan Napi Korupsi Menjadi …

Opa Jappy | 9 jam lalu

Warisan Dapat Jadi Berkah untuk …

Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu

Pak SBY, Presiden RI dengan Kemampuan Bahasa …

Samandayu | 19 jam lalu


HIGHLIGHT

PKS Membuat Banyak yang Panas Dingin …

Pecel Tempe | 9 jam lalu

Waktu, Maafkan Aku.. …

Syndi Nur Septian | 9 jam lalu

The Comment…Siapa yang Nanya? …

Iwan Permadi | 9 jam lalu

Cerpen Remaja: Pak Polisi yang Kukagumi …

Didik Sedyadi | 9 jam lalu

TNI AL dalam Konstelasi Kekuatan Laut Asia …

Mudy | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: