Back to Kompasiana
Artikel

Sosok

Apus-pasarpanas

Saya kompasianer udik! Urang Banjar kelahiran kampung pasar panas (kalua/tabalong), sebuah dusun nan jauh di selengkapnya

Dr. Boyke Dian Nugraha: Seks dan FPI

OPINI | 27 November 2012 | 10:28 Dibaca: 1281   Komentar: 0   1

Dr. Boyke Dyan Nugraha buka akun di kompasiana. Tulisan pertamanya langsung menohok FPI. Tentang perasaan puas dan senang hatinya pak dokter, karena jubir FPI yang cekcok dengan pengendara motor di Pamulang minggu 25 nopember lalu. Disitu sang ahli seks yang terkenal itu, menulis seakan-akan pak Munarman bentrok dengan pengendara motor dan dikeroyok massa. Padahal kronologis sebenarnya seperti yang di beritakan detik.com Pukul 17.05 WIB: Munarman mengendarai mobil Mitsubishi Pajero di Jalan Pondok Cabe, Pamulang. Saat itu kondisi jalan sedang macet dan Munarman mengklakson pengendara motor di depannya. 17.10 WIB: Kesal di-klakson oleh Munarman, para pengendara motor itu mengejar Munarman. Bahkan mereka sempat mengetok spion kanan mobil Pajero Munarman. 17.12 WIB: Merasa tidak terima spionnya diketok, Munarman turun dan adu mulut dengan para pengendara motor itu. Warga sekitar segera melerai cekcok itu agar tidak berujung keributan. Saat dilerai, Munarman sempat terjatuh. 17.30 WIB: Polisi dari Polsek Pamulang menghampiri lokasi dan membawa dua orang pengendara motor. Munarman pun ikut ke Polsek Pamulang. Tidak lama setelah itu, Munarman berubah pikiran dan menyatakan kasus tersebut telah selesai. 23.00 WIB: Munarman membuat surat pernyataan dan menyatakan masalah telah selesai. Dua Pengendara motor tersebut juga dibebaskan. Nah, tulisan Dr. Boyke di http://m.kompasiana.com/post/sosbud/2012/11/27/juru-bicara-fpi-dikeroyok-rasain/ rasanya tak wajar. Dari isi materi tulisan yang jauh dari sifat beliau yang terkenal integritasnya ini. Saya merasa, akun Dr. Boyke ini hanya kloningan dan numpang tenar saja dengan nama sang dokter. Dan pak dokter di akhir tulisannya menulis ” konsultasi seks” gak nyambung?? Andai saja yang menulis itu saya, sebagai orang biasa wajar. Namun jika betul Dr. Boyke rasanya aneh saja. Tolong dong admin kompasiana, untuk akun-akun dengan nama orang-orang terkenal selektif dalam memprefikasinya, kalau perlu lakukan prifekasi lewat wawancara telpon ke yang bersangkutan. Agar nama-nama orang besar dan terkenal tidak dikloning begitu saja di kompasiana ini. Kalau admin kompasiana tidak selektif, suata saat nanti, kloningan orang-orang terkenal lainnya juga akan banyak bermunculan di kompasiana ini. Dan tidak mustahil nantinya orang seperti pak SBY, dan bahkan Barack Obama dan Benjamin Nitanyahu, serta orang-orang terkenal sejenisnya bisa bermunculan juga di kompasiana. Salam!

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ke Mana Jati Jepara? …

Hany Jufri | | 26 January 2015 | 10:25

Jokowi dan Falsafah Jawa Ronggowarsito …

Daniel H.t. | | 26 January 2015 | 08:48

Belajar dan Uji Kemampuan Berbahasa Asing …

Ryan M. | | 26 January 2015 | 10:32

Kasian sama Selingkuhan Si Itu Tuh… …

Ifani | | 26 January 2015 | 08:20

[Video Promo] Selamat Datang di …

Kompasiana | | 09 January 2015 | 02:18


TRENDING ARTICLES

Tedjo Sindir Presiden Joko Widodo …

Muhammad Armand | 4 jam lalu

Jokowi vs PDI-P; Akankah Menghasilkan …

Ellen Maringka | 10 jam lalu

Inilah Lurah Cantik Sri Terlibat Dalam …

Edi Abdullah | 10 jam lalu

Jokowi Berkunjung ke Kudus, Tak Takut …

Masluh Jamil | 11 jam lalu

Membongkar “Kemunafikan” Pimpinan KPK …

Sang Pujangga | 16 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: