Back to Kompasiana
Artikel

Sosok

Amin M.

Guru, Suka posting2...

Guru yang Kreatif

OPINI | 20 September 2012 | 23:17 Dibaca: 562   Komentar: 9   3

13481397931878968962

KBM yang Kreatif

Kreativitas dalam diri seorang guru terbentang dari kreatif dalam mengajar, kendalikan perilaku siswa sampai berkomunikasi dengan orang tua siswa. Guru yang kreatif terkadang malah tidak merasa dirinya ‘kreatif’ yang ada ia dalam keseharian selalu merasa ‘haus’ untuk yang terbaik. Cara terbaik merasakan diri kreativitas dalam diri Anda adalah jika siswa senang, sibuk, dan fokus saat Anda mengajar. Ciri lainnya siswa katakan “yaaaa…” saat Anda mengakhiri pembelajaran, tanda sebenarnya mereka masih enjoy belajar. Kreatif membutuhkan antusiasme & guru menempatkan diri dalam diri siswa.

Siswa bisa kreatif di kelas jika gurunya pandai memandu lewat pertanyaan-pertanyaan, bahkan jika siswa menjawab keluar dari ‘rel’. Pada dasarnya kegaduhan semua siswa karena materi yang diajarkan oleh seorang guru itulah mind set guru yang kreatif. Semua siswa kreatif sesuai dengan gaya belajarnya, tugas guru memberikan ‘panggung’ untuk setiap tipe ‘kecerdasan’. Jika murid malah kreatif di luar sekolah, tanda bahwa guru dan sekolah mesti berubah. Siswa kreatif itu ribut di kelas. Ribut yang maksud adalah ribut karena keaktifan eorang siswa menanggapi materi yang diajarkan oleh gurunya. Sedangkan siswa yang rebut dikelas bukan karena materi pelajaran itu pertanda karena gurunya kurang kreatif. Kelas yang baik adalah siswa di dalamnya senang belajar,  gembira berinteraksi dengan guru yang menerima ia apa adanya.

Indikasi kreativitas guru adalah setiap bangun pagi hatinya senang karena tahu hari ini mesti melakukan apa. Setiap saat di kelas adalah waktu yang berharga, guru memulai kelas tepat waktu. Guru selalu berbaik sangka pada siswa atau dalam bahasa lain panjang ‘urat sabar’nya.

Kreativitas di kelas lahir dari guru yang pandai membatasi siswanya tanpa siswa sadar.  Guru yang pandai berinovasi sudah pasti kreatif, ia membiarkan sifat ‘bermain’ dalam dirinya. Ukuran kreatif tiap guru berbeda, namun ukuran kreatif bagi siswa sama, ia muncul lewat senyum dan kegairahan saat belajar.

Saat ingin kreatif, seorang guru mesti sadar betul bahwa waktu adalah halangan sekaligus energi terbesar. Wallahua’lam.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tentang Keaslian Akun Twitter @jokowi_do2 …

Blontank Poer | | 28 January 2015 | 16:12

Kisah Pencari Logam Mulia di Batu Hijau …

Dhanang Dhave | | 28 January 2015 | 09:59

Esensi “Tongsis” …

Fandi Sido | | 28 January 2015 | 10:42

Harta Karun Tanah Papua …

Rico Tude | | 28 January 2015 | 15:14

Ayah Bunda, Ini yang Sebaiknya Dilakukan …

Achmad Suwefi | | 27 January 2015 | 16:56


TRENDING ARTICLES

Aksi Heroik Raja Salman …

Muhammad Armand | 8 jam lalu

Pencalonan BG Bukan Inisiatif Jokowi! …

Elde | 9 jam lalu

Tim 9 Tidak Independen, Hanya Panggung …

Isson Khairul | 12 jam lalu

Inilah Alasan Effendi Simbolon Menunjukan …

Dean Ridone | 13 jam lalu

Jokowi Perlu Contoh Raja Baru Arab Saudi …

Mustafa Kamal | 16 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: