Back to Kompasiana
Artikel

Sosok

Syafrudin Budiman, Sip

Pimpinan Redaksi www.liputanwinda.com Pegiat Seni dan Budaya Pegiat Media dan Politik

Budayakan Gemar Belajar dan Membaca

REP | 07 September 2012 | 19:44 Dibaca: 286   Komentar: 0   0

13470036381441279658

Reny Hascaya (Liputanwinda/Dok)

Sosok Reny Hascarya
Banyak orang yang ingin sekali, sukses, terkenal dan salah satunya ingin menjadi penyiar. Pekerjaan audio visual ini sangat menyenangkan bagi sosok Reny Hascarya. Dara manis ini tidak pernah berhenti untuk gemar belajar dan membaca guna kercedasan memainkan kata-kata indah.
“Budaya belajar dan membaca jarang dilakukan oleh orang yang sudah bekerja dan penuh aktivitas. Padahal budaya membaca akan membuka wawasan kita lebih luas menembus batas-batas galaxi di angkasa luas,” kata Reny sang penyeru suara merdu nan sahdu.
Perempuan kelahiran Surabaya, 4 Juli 1986 ini mengatakan, dunia radio bagaikan dunia khayalan. Pendengar tidak mengetahui orangnya tapi masih saja mau mendengar dan menyimak suara sang penyiar.
“He he he he….sedikit misterius” tawanya ringan dan renyah.
Dirinya menjadi penyiar berawal dari radio komunitas di kampus hingga akhirnya ia bekerja di sebuah radio komersil. Padahal kata Reny, cita-cita awal dirinya adalah ingin menjadi dosen biologi.
Namun berkat dorongan dan bentuk bakti Reny kepada bundanya. Akhirnya ia menuruti apa yang dinginkan bundanya untuk kuliah di kampus IAIN Sunan Ampel Surabaya. Saat ia menjadi mahasiswa Fakultas Dakwah jurusan Kepenyiaran Islam, Reny terbilang cerdas dan beruntung mendapatkan beasiswa dari Bank Indonesia.
“Subhanallah, saya tak mengira dan sungguh senang mendapatkan beasiswa,” syukurnya.
Sejak semester lima, dirinya bertemu dengan dosen yang menujukkan jalan untuk masuk menjadi penyiar di radio SAS FM. Sebelumnya penggemar Buya Hamka ini pernah kursus broadcast dan waktu itu radio SAS FM baru berdiri.
“Alhamdulillah saya begabung dengan SAS FM untuk berdakwah bersama melalui media penyiaran. Sehingga akhirnya bisa merasakan bahwa radio adalah jiwa saya sendiri,” tutur Reny bercerita awal mula menjadi penyiar.
Saat ini sehari tidak siaran rasanya kangen untuk menemani sahabat setia di udara. Dimana dirnya bisa saling berbagi ilmu dan semakin hari ilmu kian bertambah. Kebetulan Reny memandu acara keluarga sakinah yang setiap harinya di isi narasumber yang pintar dan cerdas.
Pembicara yang hadir mulai dari Ustad, Dosen, Dokter, Psikolog dan lainnya. Radio yang digelutinya adalah radio berbasis Islam. Tentu kata Reny, Insyaallah dipenuhi berkah dan pahala.
“Saya sudah lima tahun berada bersama radio SAS FM. Mulai semester 5 hingga sekarang. Subhanallah tidak terasa sudah memasuki tahun kelima,” tukasnya penuh kegembiraan.
Sukanya menjadi penyiar adalah bisa di kenal orang dan dipastikan akan selalu belajar. Sehingga tidak takut ketinggalan berita dan sesuatu hal yang baru. Sebagai penyiar banyak teman, bisa bertemu artis atau tokoh tokoh terkenal.
“Banyak ilmu sudah pasti. Insya Allah juga banyak pahala, sebab SAS FM adalah radio dakwah yang penuh nuansa religi,” ujar Reny yang saat ini kuliah S2 di IAIN Sunan Ampel jurusan Dakwah dan Komunikasi.
Dukanya menjadi penyiar adalah liburnya sangat sedikit sekali. Akan tetapi harus sabar melihat orang lain yang bisa berlibur dengan jadwal yang sudah ada. Sementara seorang penyiar harus siaran dengan jadwal yang ada. Bahkan dalam kalender yang dipajang dirumahnya tidak ada tanggal merah.
“He he he he….dalam suka ada duka,” kembali ia tertawa kecil mensyukuri dukanya dengan ikhlas. (rud)
Biodata
Nama : Reny Hascarya
TTl         : Surabaya, 4 Juli 1986
Alamat      : Kompleks Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya. Pagesangan timur Surabaya
Pendidikan : S1. IAIN Sunan Ampel Fakultas Dakwah jurusan Kepenyiaran Islam
S2 d kampus yang sama jurusan Dakwah dan Komunikasi
Pekerjaan   : Penyiar d radio SAS FM 97,2 Surabaya
Hobi        : Menyanyi, membaca dan berkreasi dengan jilbab.
cita-cita   : Menjadi pendidik yang profesional khususnya di bidang broadcast
tokoh idola : Buya Hamka (yang tak pernah lelah untuk berdakwah)
artis fav      : Ineke Koesherawati
makanan fav    : Pokoknya sayuran deh.

13470037431666468605

Reny Hascarya bersama rekan kerjanya di SAS FM (Liputanwinda/Dok)

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Revolusi dari Desa di Perbatasan …

Pepih Nugraha | | 23 October 2014 | 12:52

Sakitnya Tuh di Sini, Pak Jokowi… …

Firda Puri Agustine | | 23 October 2014 | 09:45

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Pertolongan Kecelakaan yang Tepat …

M. Fachreza Ardiant... | | 23 October 2014 | 10:23

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Acara Soimah Menelan Korban …

Dean Ridone | 6 jam lalu

Dua Cewek Kakak-Adik Pengidap HIV/AIDS di …

Syaiful W. Harahap | 6 jam lalu

Singkirkan Imin, Jokowi Pinjam Tangan KPK? …

Mohamadfi Khusaeni | 7 jam lalu

Pembunuhan Bule oleh Istrinya di Bali …

Ifani | 8 jam lalu

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 8 jam lalu


HIGHLIGHT

Terapi Cahaya PINK di Rosereve Plaza …

Mila Vanila | 8 jam lalu

Menanti …

Rizki Fujiyanti | 8 jam lalu

Let’s Do Together …

Ayumulya | 8 jam lalu

Jokowi: Buah Demokrasi atau Kegagalan Total …

Jaka Pujiyono | 8 jam lalu

Banjir Melanda SMP Rehoboth Formasi …

Jurnalis Warga Samb... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: