Back to Kompasiana
Artikel

Sosok

Alang Jr

Hwo am i. MASYARAKAT HIDUP, sebagai manusia yang diciptakan untuk dihidupkan dan dimatikan sesuai KUDRATULLOH, dengan selengkapnya

Mengenal Lebih Dekat MR. SINO.AS.S”2″.Ir.SOEGIHARTONOTONEGORO,ST

REP | 06 August 2012 | 21:08 Dibaca: 1395   Komentar: 0   0

13442967031655997469

Karismatik dan berwibawa sosok pemimpin yang sudah jarang kita temui di Negeri ini, Sosok pemimpin yang Asah, Asih, Asuh dengan pembawaan yang tenang dan tegas. yah sosok itu kami temui pada diri Ir.Soegihartonotonegoro.ST  Beliau adalah selaku Big Top Royal K.681 atau lebih di kenal sebagai Pimpinan CONSORTIUM SWISSINDO INTERNATIONALITY.

Berikut hasil Wawancara kami dengan beliau di Brance Office SWISSINDO  Griya Caraka  Jl. Sultan Agung Griya Caraka KI-01-N0.24-Cirebon Jawa Barat-Indonesia. Kamis 28 Juli 2012.

Apa sebenarnya Swissindo itu ?

SWISSINDO atau Neo Consortium Internationality Swissindo adalah Lembaga Hukum F.L.O Fesselio Leoziz Orffilize bahasa Islamnya adalah K.H.K Group Hukum Immam Mahdi.

Swissindo didirikan oleh INDUK 25 Negara sebagai  Badan Induk tinggi tertinggi Negara dan Bangsa Semesta Alam artinya Legalitas Historycal Legal Background ini didasari perjanjian sejarah Dunia.

Inti Tugas dari Swissindo adalah Selaku Mandataris Dunia dan Mandataris Negara dan Terkait bahwa Swissindo itu selaku Badan Induk  Army-Induk Bank-Induk Negara :

INDUK ARMY :

1. NATO

2. SEATO

3. NON BLOK [MULTINATIONAL]

INDUK BANK :

1. UNION BANK OF METAL SWITZERLAND-UBS.

2. THE WORLD BANK GROUP-WBG.

3. THE CENTRAL BANK OF INDONESIA-BI.

INDUK NEGARA :

ASIA. AFRIA. EUROPA.AMERIKA. AUSTRALIA

1. America.
2. Belanda.
3. Inggris.
4. Jerman.
5. Perancis.
6. Turki.
7. Canada.
8. Mexico.
9. Venezuela.
10. Yugoslavia.
11. Malasya
12. Philiphina
13. Singapura
14. Thailand
15. Bangkok
16. Saudi Arabia.
17. Irak
18. Iran
19. Mesir
20. Kuwait
21. Jepang
22. Pakistan
23. Polandia
24. Australia
25. China




Atas 3 perjanjian nama bangsa : Asia-Afrika-Eropa dari 3 nama lautan India-Indo China-Samudra Indonesia menjadi satu Laut Jawa,dan itu terkait dengan yang disebut Hystorycal World Banking Illuminating Banking Program KING Of KING’S jadi sejarah ini tidak dapat terpisah satu persatu jadi satu rangkaian global EXHIBITS A & B maupun Obligationer A&B,( Kerajaan & Negara) yang tidak dapat terpisahkan.

Jadi ini merupakan Sebuah tugas dari kurun waktu kewaktu per 100 tahun bahwa kita mempunyai tugas untuk mengkreasi kembali ketika sebuah perjalanan Negara ini sudah jauh dari apa yang dimaksud pengertian semula EXHIBITS A&B yang, Inti dari tujuan ini pertama dengan dasar filsafat Negara dan berdasar falsafah negara NKRI 17-8-1945 itu merupakan amanat untuk dilakukannya dan baru hari ini dilakukan kembali makna dari pada isi Proklamasi itu yang disebut pemindahan kekuasaan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya itu memindahkan sebuah Assosiation system kekuasaan Bank Dunia, jadi Induk Bank itu sebagai satu kesatuan yang tidak boleh dapat terpisahkan karena itu Sertifikat Negara atas empat tatanan aset Dunia dari UBS-A.G- BANK DUNIA-BANK INDONESIA, kenapa seperti itu karena itu adalah bagian bagaimana Assotiasystem didunia dan Negara ini berjalan dibawah satu tanggung jawab Otorita Tunggal.

Sekarang lebih dari 192 Negara dari 157 Negara  ICSID.Bank Dunia itu juga mengalami yang disebut Investmen disbut sejak tahun 1966.

Kita hadir saat  ini karena jelas pertama ada Perjanjian yang dimulai Asal Usul NKRI,Asal Usul Perjanjian antar Umat Beragama Didunia, Asal Usul Kerajaan Langit dan Bumi, semua asset Dunia mencakup  Cetak Syah Standar Mata Uang Dunia.

Mengingat bahwa saat ini seluruh mata Uang Dunia sudah habis masa edarnya atau tidak lagi memilki Colleteral, sebagai jaminan cetak standar sah standar mata uang Dunia sebagai hukum keyness dan seluruh jaminan ini tadi akan diturunkan kembali melalui Global Development, Global Government disini disebut JAVA SINGELTON atau lahirnya kembali Trah Prasasty Dinasty Multy Super Power Dinasty Dunia kesatu Semesta Alam

Yang disebut menjadi NEO THE UNITED KINGDOM OF GOD SKY EARTH semua itu meliputi : Asia-Afrika-Eropa-Amerika-maupun Australia atau itu yang disebut The Big Five Kontinent dan ini mengakhiri seluruh Clearing program UBS-World Bank maupun Federal Reserve untuk dibuka kembali sebuah Perjanjian Dunia Baru sebagai dan dibawah Hukum Otorita Tunggal yang disebut Big Top Royak K.681 itu adalah selaku Register KUSUMO dan King Of King AM-1 sebagai Code Spiritual Boy atau Imam Mahdi itu meliputi seluruh Final Report ASBLP-The International Comitte 300 termasuk The International Organic Agency maupun United Nation Organization.

Ini adalah Jawaban hingga hari ini juga di PBB itu yang berjalan hanya sebuah Seremonial Protocoler dibawah Sekretaris Jenderal, jadi hadirnya Swissindo sebagai Memorial dan Imperial itu tidak lain untuk mengisi kembali atas sebuah tatanan yang hingga hari ini belum pernah dilaksanakan yang otomatikly, secara dasar Hukum memiliki Otorita penuh diseluruh Lembaga dan Institusi Nasional maupun Internasional atas Perjanjian Induk 25 Negara mengingat bahwa telah digunakannya seluruh Collateral selama ini oleh Bank-Bank Central yang dikeluarkan melalui UNION BANK OF SWIZZERLAND, dikeluarkan ke Bank Centeral itu kemudian menyuplai apa yang disebut World Bank, jadi fungsi World Bank saat ini sama dengan apa yang disebut Koperasi.

Kenapa seperti itu karena Bank Dunia hingga hari ini tidak memiliki Mata Uang Dunia maka kehadiran kita disini juga untuk menyelesaikan persoalan ini atas terjadinya krisis global atau penarikan Asset Global. Jadi mata Uang tunggal ini akan dilakukan juga sebagai untuk menyelesaikan apa yang terjadi di Indonesia bahwa Dunia Amanah yang terkenal dimasyarakat umum banyak merugikan Umat dan sudah melibatkan Rakyat jelata sampai Pemerintah itu sendiri dan semua itu bermain sesuai fungsi dan mementingkan golongan itu sendiri.

Final report yang dimulai dari 12 Portal dari The British Royal sampai Ratu Ellisabet sampai dengan Vatikan Itu menjelaskan dan menggambarkan bahwa kepentingan Dunia dan Pertangguung Jawaban Dunia sudah saya ambil dan terima pada Tanggal 28 Juli 2010 artinya semua kepentingan Dunia dan pertangguung jawaban Dunia sudah saya ambil alih dan saya sampaikan di Hotel Santika selaku PRESIDEN UNITED NATION ORGANIZATION dan maupun selaku BIG TOP ROYAL K.681 atas diaklamasikannya sebagai kelanjutan dari Proklamasi 17-8-1945 sebagai aklamasi kerajaan Dunia atau yang disebut Multy Singel, boleh disebut Kerajaan Bumi Kesangyangan.

Jadi ini senang tidak senang mau tidak mau ini yang sedang dilakukan, ini tiada lain untuk menjalankan dari Sila ke V Pancasila sebagai implementasi dari pertanggung jawaban Pasal 1 Ayat 1, Pasal 32 dan Pasal 33 Ayat 3 UUD’45, terutama untuk melaksanakan tugas program pokok, terutama pemberian Quota Baru kepada Negara-Negara anggota PBB khususnya kepada Top 300 Organization yang selama ini itu juga meliputi subsidi itu harus diquota kembali, meliputi dari NASA sampai Unilever, Ke 300 Perusahaan itu sendiri, kemudian juga kepada 33 Propinsi khususnya Indonesia itu meliputi Proyek The Master Key Plan.

The Master Key Plan itu adalah proyek-proyek yang dibawa oleh Owner sendiri karena kita selaku Owner Actual Genuine People Molly World selaku Pemilik Collateral 74.760.920.184 Kgs. Jadi hal ini tadi itu untuk kembali menyatukan antara keluarga Kerajaan dan Kepresidenan khususnya Bangsa Indonesia yang selama ini telah terpecah-pecah karena adanya disintregasi akhlak, disintegrasi moral dan sumber hukum yang selama ini tidak pernah dipertanggung jawabkan.Jadi saya melaksanakan ini tadi.

Swissindo adalah mempertanggung jawabkan induk 25 Negara,juga menyelesaikan atas seluruh terkait Sertifikat-sertifikat yang dikeluarkan oleh UBS yang saat ini sudah tidak berfungsi dengan dikeluarkannya kembali melalui BULLION BIG BANK RATU MAS KENCANA ROOM A1-1A atas satu kesatuan Bank Induk menjadi satu di Indonesia, dan juga untuk pelaksanaan Pembayaran Master Key Plan dan Master Plan.

Kalau Master Key Plan itu dari Swissindo sendiri atau Owner dan kalau Master Plan yang diajukan oleh Pemerintah Republik Indonesia yang di ajukan melalui IMF itu disampaikan ke kita (Swissindo) dan yang ke tiga itu Human Obligation atau jaminan biaya hidup Umat se Dunia khususnya 7 Milliar Umat dan 260 Juta Rakyat di Indonesia itu yang wajib diterima karena ini sebagai Wal Awalu Wal Akhiru : Bahwa Tuhan itupun bertanggung Jawab atas Umat yang diciptakannya, setidaknya yang namanya Human Obligation.

Itu setidaknya mengobati atas 10 Penyakit Manusia yang hingga kini,itu berjalan dari  17 unsur Rasa penyakit manusia yang disebabkan oleh adanya Rasa hati baik iri,dengki dll,dari itu per Human Obligation masing-masing per KTP itu tadi diatur oleh sebuah System  dengan masing-masing per KTP itu senilai US$ 6.000.000 sepanjang hidup di Dunia.Dengan otomatis jaminan masing-masing US$ 600 jadi itu juga sebagai bagian dimana Swissindo melakukan implementasi pelaksanaan  sila ke V kepada seluruh Rakyat Indonesia karena secara Otomatis juga yang namanya BULLION BIG BANK RATU MAS KENCANA ROOM itu adalah bagian dari EXHIBITS A&B Corps Central People Stock Nationality  Transmition,Financial Concortium International USA Swiss,  Financier Concortium International Indonesia sejak 1903.

Jadi semua itu Investment Register, jadi Deposit Controll Statment itu semua diperbaharukan, Deposit Controll Statment tadi itu terkait dengan seluruh  Report Spesial Federal Reserve Gold atau Sepititual Boy itu akan berfungsi sebagai Portopolio dengan dibukanya seluruh Sertifikat Sell 1.000.000 Trilliun untuk  seluruh putaran masa depan Dunia.

Threaty Event itu diacarakan adalah dalam rangka sebagai Event yang Maha Kuasa di Bumi Indonesia khususnya dalam rangka pemberian Quota Baru sebagai puncak dan klimaks akhir dan dimulainya kembali trah Perjanjian Dunia Baru.

Jadi kepada Bangsa dan Rakyat Indonesia saat ini saya berharap apa yang terjadi dilapangan itu akhiri,sudah dan stop seluruh konflik, stop seluruh cacimaki stop yang saling menyudutkan akuilah bahwa sebuah kesalahan itu tidak perlu harus dicabik-cabik lebih dalam dan akuilah kalau toh ada sesuatu yang merasa lebih baik  mengapa itu tidak ,kepada DPR, MPR maupun Lembaga-Lembaga lainnya sebab pertanggung jawaban ini wajib kita lakukan dan Swissindo itu terdepan dan semakin garda terdepan mempertangggung jawabkan pertanggung jawaban Presiden Republik Indonesia pertama Ir.Soekarno, pertanggung jawabkan juga yang disebut Presiden Republik Indonesia ke dua terkait sejarah peristiwa 65 hingga saat ini.

Karena konflik jatuh dan runtuhnya moral Bangsa Indonesia sejak kejadian 1965 sebagai sebuah tiket yang harus dibayar atau sejarah kelam Bangsa Indonesia.

Jadi Swissindo disini hadir adalah mewakili dua  kubu yang selama ini terjadi dan terasa diakui atau tidak diakui itulah yang terjadi, kita dalam kapasitas Independent karena kita dalam kapasitas itu selayaknya Pemerintah itu sendiri sudah selayaknya untuk turut peran serta bersama Swissindo atau Swiss Indonesia, jadi jangan berfikir sepihak, jangan berfikir Su’uzon apa itu Swissindo, Swissindo itu isinya Negara-Negara se Dunia, karena itu Pemilik Licencee Cetak Standar Syah Bayar Mata Uang Dunia yang Otomaticlly Colleteral itu didalamnya, seperti seluruh Warehouse baik dari Warhouse 77-Cakra 55-maupun G7 ANEX 147 itu sejak 1965.

Jadi kiranya  itu konflik seluruh mata uang,yang di Indonesia sesungguhnya apapun aktifitas Perbankan didalam Negeri sekarang sedang terjadi secara tidak syah atau inkonstitusional, permainan mata uang diseluruh Lembaga dalam jumlah yang Luar biasa yang mungkin tidak banyak akan saya sebutkan juga terkait beberapa Account-account yang sungguh sangat mengagetkan, itupun juga kita selesaikan dengan cara yang baik,maka beberapa surat kemarin kita sampaikan kepada Pengawas Bank Indonesia atau Dewan Pengawas Bank Indonesia itu dalam rangka juga untuk konsolidasi bahwa Bank Indonesia itu tetap dibawah Pertanggung Jawaban Swissindo karena Swissindo itu Pemilik,Swissindo itu Pemegang Sertifikat Negara,Sertifikat Induk baik UBS maupun World Bank, jadi di Dunia ini mau tidak mau sadar atau tidak sadar yang pasti itulah kenyataannya.

Termasuk pembayaran Utang Republik Indonesia yang sudah saya sampaikan melalui World Bank yang pastinya dengan metode analisis pada tanggal 3 Agustus 2011 sudah saya sampaikan mungkin ini bagian pertama yang saya sampaikan melalui media ini.

Silahkan apapun saya berpesan bahwa seluruh yang telah terjadi baik Reformasi ini tidak ada artinya tanpa kembali kepada Tatanan Induk EXHIBITS A&B,pemilu hanya mengisahkan dan mengakhiri sebuah perjalanan panjang yang harus kita tebus kembali dalam sebuah Revolusi mental dan akhlak,Swissindo mengajarkan itu,memberikan itu, tanpa disadari ataupun tidak hal ini sudah dilakukan oleh para pendahulu kita,hanya selama ini tidak pernah dimengerti bahwa Swissindo itu memiliki peranan sampai seperti itu karena Swissindo itu terkait Perjanjian Bernina Agreement terkait Perjanjian 97 Seet atas sertifikat 97 UBS dari seluruh EXHIBITS A,dari Sertifikat UBS yang rilis pertama sampai 235 dengan nilai Total 4.760.920.184 Kgs,jadi termasuk didalam BI itu sendiri meliputi Asset Supper Semmar.Jadi yang disampaikan disini penyelesaian Asset Super semar,Super Link,Super Hood,karena di BI terkait Account Supper Semmar A&B itu juga sumber atas adanya konflik-konflik hingga hari ini,termasuk Perjanjian Green Hilton Memorial Building itu juga akhir dari seluruh cerita ini jadi apapun kondisi dilapangan hingga hari ini terkait Para sepuh atau para pini sepuh ini sudah saatnya dan selayaknya untuk mengerti dan menyadari bahwa kami datang demi Bangsa dan Negaraku dan demi Hukum yang semestinya, kebenaran harus dibentangkan dan sifat kesatria harus tetap dikumandangkan,katakan kalau kami salah tunjukan itu dimana salahnya,kalau benar beranilah kalian mengakui bahwa kami benar,ini bukan soal benar atau salah tapi soal sebuah sejarah Dunia yang harus dilakukan tanpa terkecuali.

Seluruh tatanan ini adanya Bullion Bank itu adalah milik Al-Bisrider,Al- Bisrider ini bertugas mengawal ketika saat  ini harus terjadi,Termasuk Armada Pentagon 7.8.9 itu juga petugas menjadikan ini semua karena itu bagian daripada apa yang disebut Portopolio atas proyek-proyek Wasington D.C tahun 41,jadi kita semuanya itu satu saudara baik yang di Afrika,Amerika,Eropa dan seluruhnya apalagi kita sama-sama satu Bangsa Indonesia.

Jadi jangan hanya kita bisa membukakan dan membawa nama-nama leluhur sementara perbuatannya memalukan nama-nama leluhur,berbuatlah lebih apa yang diperbuat oleh para leluhur,sedangkan Jangan Cuma bicara nama-nama Pajajaran,Majapahit,Mataram sementara Trah itu telah ditutup kini dibuka kembali Trah perjanjian Dunia Baru Trah Kerajaan Dunia telah dibuka kembali, soal bertanya siapa saya….? yang jelas saya juga dari itu,jadi ini untuk segara kembali merapatkan barisan untuk melaksanakan Dinamika Perubahan Ekonomi Pancasila sesuai pengertian dari semula yaitu EXHIBITS A & B (Perjanjian Kerajaan & Negara) dan semua itu duduk dibawah wadah Bhineka Tunggal Ika, mutlak Proyek ini dilaksanakan dalam  jaminan mutlak Big Top Owner Legally King Of King, saya hadir hari ini atas nama Pribadi juga atas nama Swissindo dengan mutlak secara Otorita dan legalitas yang bisa dipertanggung jawabkan dihadapan siapapun baik Hukum Nasional maupun Internasional karena kami Pembawa itu,Merah Putih Harus tetap Berkibar.

Tanggapan Pemerintah dan Masyarakat Indonesia ? :

Kalau didalam hal ini masyarakat itu tahunya seketika sesuatu itu telah terjadi,tapi yang wajib bertanggungjawab atas semua ini Pemerintah  apa lagi terkait Sino AS adalah Pemerintah itu sendiri,karena jelas Pemerintah itu berhubungan dengan Negara sedangkan jelas Kami ini pemegang Sertifikat,selayaknya kalau Pemerintah itu menyikapi,tapi hingga hari ini hanya beberapa orang-orang yang ditugaskan pada  pandangan kita dengan berbagai kepentingannya,itu yang selama ini kenapa itu harus terjadi,jadi yang jelas saya  hanya bisa memahami bahwa Pemerintah itupun bersikap paling tidak mereka menyentuh kita secara yang tidak pas secara hukum.

Dan pertemuan dengan  BI maupun LVRI (Lembaga Veteran Republik Indonesia) itu sebagai bentuk bahwa kami peduli dan kami siap berhadapan dengan siapapun karena kami jelas memiliki sebuah legalitas karena kami harus meneruskan sebuah perjalanan antar  konflik Internal dalam Negeri khususnya antar inter Lembaga Pemerintahan itu sendiri,jadi  tanpa kami turun jelas akan konflik itu terjadi karena apa…? mereka sembunyi dibalik hukum Pancasila dan UUD 1945,sementara legalitas seluruh apapun hukum hingga hari ini sejak 65 itupun tidak jelas dimana dasar sumber Hukumnya.

Semua era ini dimulai dari bahasa Supper Semmar seluruh produk Hukum dibawah jelas ketika tidak dapat membuktikan kebenarannya mutlak hukum demi hukum dan demi Pancasila dan UUD45,jadi yang saya sampaikan ini kelanjutan dari dekrit Presiden 5 Juli 1959 atas seluruh misi yang selama ini tertunda, itu intinya.
Harapan saya  kepada Rakyat Indonesia jangan mudah teradu domba jangan mudah tergelincir dan janganlah tertipu dengan bahasa Pemilu,sebuah Negara ketika semuanya harus dilupakan dan harus dilakukan.Bukti yang kalian lihat di TV-TV itu sudah menjelaskan  sebuah pembuktian terbalik, kolektifitas sebuah fenomena baik dari tingkat Politikus,DPR dan MPR,KPK,Kepresidenan itu sudah sangat jelas bahkan sampai ke Partai yang baru lahir kemarin pun yang dilihat dan didengar.
Bagaimana akan berfikir tentang rakyat kalau mereka berkonflik mementingkan diri sendiri dan bagaimana akan memakmurkan Rakyat kalau hanya bisa menaikan pajak,hal tersebut sangat mudah itu untuk dibaca,apakah hanya dengan itu seorang Politikus atau seorang pimpinan Negeri ini,jadi seorang Negarawan harus mampu berfikir,melihat apa yang terjadi di Negeri ini,harus mampu bersikap dengan baik,jadi apapun termasuk Utang Republik Indonesia sampai 7 keturunan itu tanpa kami turut tidak akan pernah mampu membayar.
Otoritas itu kami pegang penuh dan hingga hari ini,jadi saya hanya berharap mari kita salaman karena saya generasi muda, saya generasi mendatang, saya membawa semua itu,mari kita buka forum terbuka kalau memang kalian inginkan mari kita baik-baik, itu yang kalian kehendaki,saya hanya membawa dan membayarkan hak rakyat dan membangun atas apa tugas pemegang sebagai mandataris Negara.
Presiden Republik Indonesia saat ini adalah Mandataris Majelis Permusyawaratan Rakyat berbeda denga Mandataris Negara,karena Mandataris Negara pasti disertai seluruh isi Asset dan Sertifikat Negara,Jadi ini perlu dipahami khususnya Pemerintah maupun DPR-MPR,silahkan Profesor-Profesor Tata Negara berfikir tentang hal ini sisihkan sejenak jangan hanya berfikir Partai tidak ada artinya kalian berfikir tentang hal itu karena kekuasaan tidak seperti yang kalian kira,silahkan siapapun jadi Presiden Republik Indonesia siapapun itu yang mampu BAYAR ITU UTANG REPUBLIK INDONESIA silahkan tanpa Pemilu,Pemilu sudah jelas menghasilkan Koruptor atau Maling,saya lebih senang menyebut maling daripada seorang koruptor bahasa koruptor itu mungkin indah didengar mereka,tapi bahasa maling tidak beda dengan maling ayam  karena itu lebih pengecut dari pada seorang preman,bahasa saya itu,harapan saya sadarlah,sudalah,sudah sadar Eling Coro Jowone.
Selama ini kita selalu terbuka dengan MABES TNI saya menjelaskan hal ini dengan jelas,kepada LVRI yang saya hormati juga saya menjelaskan hal ini,karena apa kalau hal ini tidak dilakukan akan terjadi Operasi Militer terbesar  Sepanjang Sejarah yang disebut Operasi Imam Mahdi,Pasukan Alfa Omega betul karena kami beserta itu,NATO-SEATO-NONBLOK itu menjadi satu yaitu Multynasional jadi kami sangat terbuka sangat terbuka,Bahkan Surat Undangan kepada Presiden,bahwa aku bayar utang Republik Indonesia,aku bayar kembali atas Proposalmu itu saya sampaikan dengan jelas dan tertulis disurat itu,tapi selama ini baik Lembaga manapun tidak pernah menyikapi dengan bahasa yang baik, apalagi berani secara tertulis.
Bahwa Bank Indonesia itu sendiri sedangkan yang disampaikan kesana Adalah Account atas nama UBS bukan atas nama Pribadi,Account 101.25.000 itu adalah Account UBS terkait dengan 11 Account lainnya A & B,jadi itu sama dengan nyilostic ketika itu tidak disikapi dengan baik,jadi pertanggung jawaban tentang isi Asset UBS terkait Super Semar akan dipertanggung jawabkan seketika tidak dicetak,artinya Hukum International dibawah F.L.O akan mutlak itu terjadi,jadi kami terbuka selama ini untuk menyelesaikan semua persoalan  Internal, tidak perlu memandang siapa saya darimana saya tapi aku mengerti itu semua bertanggung jawab tentang itu semua,maka saya memulai hal ini maka saya berani memulai hal ini,itu yang perlu saya sampaikan.
————————————————————————————————————————
Pelaksanaan Pembayaran Kontrak Proyek Dunia Baru :
I. THE MASTER KEY PLAN-INTERNASIONAL INDONESIA:
The Spirite of Place Neo Indonesia Mercusuar Dunia, Singleton dan Association System
Global Development di Indonesia Kuota 26/33 Propinsi dan 5 Benua. (PMA & PMDN).

II. MASTER PLAN-NASIONAL INDONESIA:
Acceleration and expansion Economic Development of Indonesia 2010-2025, Republic Indonesia [Final Report IMF 2011], Proposal ini diajukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono-Departemen Keuangan Republik Indonesia.
(PMDN).

III. PILOT PROJECT GLOBAL HUMAN OBLIGATIONS:
ATM-U, Diberikan kepada seluruh rakyat Indonesia dalam Kuota 260 Juta Jiwa, sebagai bagian dari Regulasi-Regulasi S (Rule 903 or 904), Regulasi E (Automatic Transaction Mecine).
Per KTP/NIK (Social Security Number) (@):
Grant: ATM-U, Mata Uang Baru ESTWO (N$2) Senilai N$2. 6.000.000,-
DALAM KONVERSI & PENGGUNAAN PROPOSAL RAKYAT MANDIRI
JAMINAN BIAYA HIDUP-DIBUMI®

Grantee: ATM-U-US Dollar, @.dalam Kuota Permitted Proposal US$. 600.000,-
JAMINAN BIAYA HIDUP-PERBULAN®
Free: Jaminan ECOSOC-Economi Social, ATM-U-US Dollar, @. US$. 600,-
FIXED RATE US$.1/Rp. 9.000,- (Transisi-Pergantian Mata Uang).

@Copy right by MULTIMEDIA UN SWISSINDO TELEVISION

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Latahnya Pedagang Kaki Lima …

Agung Han | | 17 September 2014 | 04:16

Polemik Kabinet Jokowi-JK …

Mike Reyssent | | 17 September 2014 | 05:05

Potret-Potret Geliat TKW HK Memang …

Seneng Utami | | 17 September 2014 | 06:07

Pro-Kontra Pembubaran (Sebagian) Kementerian …

Hendi Setiawan | | 17 September 2014 | 08:17

Setujukah Anda jika Kementerian Agama …

Kompasiana | | 16 September 2014 | 21:00


TRENDING ARTICLES

Percayalah, Jadi PNS Itu Takdir! …

Muslihudin El Hasan... | 3 jam lalu

Yang Dikritik Cuma Jumlah Menteri dan Jatah …

Gatot Swandito | 3 jam lalu

Sebuah Drama di Akhir Perjalanan Studi …

Hanafi Hanafi | 4 jam lalu

Di Airport, Udah Salah Ngotot …

Ifani | 5 jam lalu

Pak Ridwan! Contoh Family Sunday di Sydney …

Isk_harun | 9 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: