Back to Kompasiana
Artikel

Sosok

Feby Dwi Sutianto

Seorang pembelajar dan suka terhadap hal baru

Hadiah Ulang Tahun untuk Ibuku Tercinta

OPINI | 30 January 2012 | 06:02 Dibaca: 569   Komentar: 2   0

13279032011066532508

Foto: Bapak dan Ibu Waktu Idul Fitri 2010

Tepat hari ini, ialah hari ulang tahun IbuKu yang ke-54 (30/1/2012). Hari dimana, usia Ibu telah bertambah dan kondisi fisik yang tidak sekuat dulu lagi. Saya sebenarnya ingin memberikan hadiah yang terbaik untuk Ibu, tepat di hari ulang tahunnya. Karena Ibu menerut saya ialah sosok yang penuh inspiratif dan sosok yang luar biasa, yang membuat saya merasa kagum lagi dengan beliau. Ketika beliau berjuang untuk membiayai sekolah dan memberikan bimbingan yang tidak pernah kenal putus asa dan meredup, semenjak meninggalnya Bapak 2 tahun silam (red-2010).

Melalui tangannya sudah tampak mengkerut, beliau tidak kenal lelah untuk mencari penghasilan guna membiayai sekolah kami. Sungguh luar biasa sosok IbuKu ini. Sudah sepantas, saya menghadiahi hal yang luar biasa untuk IbuKu tercinta ini. Bukan materi dan barang mewah yang membuat IbuKu senang dan tersenyum, melainkan ketika anaknya telah sukses dan mandiri dalam menjalani kehidupan ini.

Saya sebetulnya ingin menghadiahi sebuah kabar, yang saya yakin akan membuatnya merasa bahagia dan tersenyum, tepat di hari ulang tahunnya yang ke-54. Berupa informasi tentang saya telah diterima kerja. Tetapi, pada hari ini, Senin (30/1), saya masih terus berjuang untuk memperoleh pekerjaan. Tetapi saya tidak akan menyerah untuk memperoleh pekerjaan yang tepat bagi saya dan akhirnya ketika saya diterima. Hal yang pertama kali saya lakukan ialah memberitahu kepada Ibu bahwa saya telah diterima kerja.

Sungguh saya berharap berita itu, akan menjadi hadiah yang luar biasa dan berkesan bagi Ibu. Meskipun hadiah itu, tidak dapat saya berikan tepat pada hari ulang tahunnya (30/1). Tetapi saya yakin, Ibu akan tetap bahagia menerima hadiah ulang tahun yang berkesan itu. Selamat ulang tahun Ibu dan sehat selalu, biarpun Ibu berada jauh di Bali sana, tetapi karena sosokMu yang luar biasa dan penuh inspirasi, membuatMu terasa dekat sehingga dapat memotivasi membuat saya untuk terus berjuang menjalani dan menciptakan karya yang luar biasa dalam hidup ini.

Depok, 30 Januari 2012

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pecahnya “Kapal” PPP dan Upaya …

Irham Wp | | 20 April 2014 | 03:26

Bisakah Membangun Usaha Tanpa Uang? …

Maskal Novessro | | 20 April 2014 | 08:52

Ketika Rupiah Tidak Lagi Dianggap sebagai …

Dhita Arinanda | | 20 April 2014 | 05:10

Musafir; Aku Pasti Pulang …

Elkhudry | | 20 April 2014 | 06:29

[Puisi Kartini] Petunjuk Akhir Event Puisi …

Fiksiana Community | | 20 April 2014 | 09:25


TRENDING ARTICLES

Gara-gara Amien Rais Mental Prabowo dan …

Mas Wahyu | 3 jam lalu

PDI-P Sudah Aman, tapi Belum Tentu Menang …

El-shodiq Muhammad | 5 jam lalu

Rapor TimNas U-19 Usai Tur Timur Tengah dan …

Hery | 17 jam lalu

Nasib PDIP Diujung Tanduk …

Ferry Koto | 18 jam lalu

Alumni ITB Berkicau, Demo Mahasiswa ITB …

Hanny Setiawan | 19 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: