Back to Kompasiana
Artikel

Sosok

Feby Dwi Sutianto

Seorang pembelajar dan suka terhadap hal baru

Hadiah Ulang Tahun untuk Ibuku Tercinta

OPINI | 30 January 2012 | 06:02 Dibaca: 595   Komentar: 2   0

13279032011066532508

Foto: Bapak dan Ibu Waktu Idul Fitri 2010

Tepat hari ini, ialah hari ulang tahun IbuKu yang ke-54 (30/1/2012). Hari dimana, usia Ibu telah bertambah dan kondisi fisik yang tidak sekuat dulu lagi. Saya sebenarnya ingin memberikan hadiah yang terbaik untuk Ibu, tepat di hari ulang tahunnya. Karena Ibu menerut saya ialah sosok yang penuh inspiratif dan sosok yang luar biasa, yang membuat saya merasa kagum lagi dengan beliau. Ketika beliau berjuang untuk membiayai sekolah dan memberikan bimbingan yang tidak pernah kenal putus asa dan meredup, semenjak meninggalnya Bapak 2 tahun silam (red-2010).

Melalui tangannya sudah tampak mengkerut, beliau tidak kenal lelah untuk mencari penghasilan guna membiayai sekolah kami. Sungguh luar biasa sosok IbuKu ini. Sudah sepantas, saya menghadiahi hal yang luar biasa untuk IbuKu tercinta ini. Bukan materi dan barang mewah yang membuat IbuKu senang dan tersenyum, melainkan ketika anaknya telah sukses dan mandiri dalam menjalani kehidupan ini.

Saya sebetulnya ingin menghadiahi sebuah kabar, yang saya yakin akan membuatnya merasa bahagia dan tersenyum, tepat di hari ulang tahunnya yang ke-54. Berupa informasi tentang saya telah diterima kerja. Tetapi, pada hari ini, Senin (30/1), saya masih terus berjuang untuk memperoleh pekerjaan. Tetapi saya tidak akan menyerah untuk memperoleh pekerjaan yang tepat bagi saya dan akhirnya ketika saya diterima. Hal yang pertama kali saya lakukan ialah memberitahu kepada Ibu bahwa saya telah diterima kerja.

Sungguh saya berharap berita itu, akan menjadi hadiah yang luar biasa dan berkesan bagi Ibu. Meskipun hadiah itu, tidak dapat saya berikan tepat pada hari ulang tahunnya (30/1). Tetapi saya yakin, Ibu akan tetap bahagia menerima hadiah ulang tahun yang berkesan itu. Selamat ulang tahun Ibu dan sehat selalu, biarpun Ibu berada jauh di Bali sana, tetapi karena sosokMu yang luar biasa dan penuh inspirasi, membuatMu terasa dekat sehingga dapat memotivasi membuat saya untuk terus berjuang menjalani dan menciptakan karya yang luar biasa dalam hidup ini.

Depok, 30 Januari 2012

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mencari Jejak Pencetus Indonesia …

Olive Bendon | | 05 March 2015 | 13:31

Watu Jaran, Sepotong Surga di Keheningan …

Hendra Wardhana | | 05 March 2015 | 15:18

Menyibak Akar Sengkarut APBD DKI …

Zetya1 Setiawan | | 05 March 2015 | 16:00

Mengenal “Swinger”: Ancaman dan …

Wahyu Tanoto | | 05 March 2015 | 15:31

[Tutorial] Google Hangout dan Cara …

Kompasiana | | 09 January 2015 | 22:15


TRENDING ARTICLES

Mengapa Ruki Tidak Menolak? …

Abd. Ghofar Al Amin | 6 jam lalu

Pelayanan Luar Biasa Fx Sudirman …

Thamrin Dahlan | 13 jam lalu

Perbedaan Negara Bekas Jajahan Belanda …

Rudi Hartono | 13 jam lalu

Humor Revolusi Mental #071: Repetitio Mater …

Felix | 13 jam lalu

Coretan Tangan Ahok: “Pemahaman Nenek …

Edi Abdullah | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: