Artikel

Sosok

M Farid W Makkulau

TERVERIFIKASI

Jadikan Teman | Kirim Pesan

a bibliofil, my email : mfarid_upeks@yahoo.com

Gaffar Mashud, Kepsek yang Jarang Masuk Ruang Kepsek


HL | 27 January 2012 | 14:06 Dibaca: 1291   Komentar: 26   3 dari 4 Kompasianer menilai inspiratif

13276501162116279817

Abdul Gaffar Mashud, S.Pd, Kepsek SMP Tonasa 1 (foto by : mfaridwm)

Banyak guru yang menganggap jabatan sebagai Kepala Sekolah (Kepsek) sebagai jabatan yang prestisius, apalagi dengan semakin membaiknya anggaran pendidikan yang bisa dikelola dalam suatu sekolah. Tapi hal ini berbeda dengan Abdul Gaffar Mashud, S.Pd yang lebih menganggap jabatan kepala sekolah itu sebagai jabatan yang “menyiksa”, meski begitu ia tetap dipercaya sebagai Kepala Sekolah selama sembilan tahun yang tetap dibanggakan guru-guru dan siswa-siswanya.

“Bagi saya yang paling penting adalah bagaimana meningkatkan kesejahteraan guru setelah semua kewajibannya telah ditunaikan dengan sebaik - baiknya”, ujar guru kelahiran Pangkep, 12 Mei 1963. Sekolah yang dipimpinnya adalah sekolah yang bernaung dibawah pengelolaan PT. Semen Tonasa, sebuah perusahaan semen terbesar di Indonesia timur yang berpusat di Pangkep, Sulawesi Selatan.

Saat ini ia memimpin SMP Tonasa I sejak Tahun 2009 lalu sampai sekarang. Sebelumnya ia menjabat sebagai Kepala Sekolah SMP Tonasa II dari Tahun 2004 - 2009. Ditempatnya yang baru, kesejahteraan gurunya menjadi perhatian seriusnya. Sekolah ini dinilainya mengalami penurunan perhatian dari PT. Semen Tonasa justru pada saat PT. Semen Tonasa telah sangat meningkat produksinya dan bahkan sampai sekarang telah dibuka pabrik PT. Semen Tonasa V di Birengere, Bungoro, Pangkep.

Di kalangan guru - guru yang dipimpinnya ia disegani sebagai sosok organisatoris yang merambah kemana - mana. Selama sepuluh tahun terakhir Gaffar Mashud telah memimpin Perguruan beladiri Tapak Suci Putera Muhammadiyah Pangkep yang diketuainya sejak Tahun 2001 lalu, Ketua Pemuda Muhammadiyah 2002 - 2007, Sekjen KPPSI Kabupaten Pangkep 2000 - 2005, Sekretaris Majelis Syuro KPPSI Kabupaten Pangkep 2005 - 2010, Sekretaris Umum DPD Muhammadiyah Kabupaten Pangkep 2011 - sekarang.

Di lingkungan sekolahnya, Gaffar Mashud dikenal sebagai Kepala Sekolah yang jarang masuk di ruangan Kepsek dan lebih mengutamakan kenyamanan kerja bawahannya disbanding dirinya sendiri. “Saya lebih senang berada di ruang guru bersama dengan guru - guru berdikusi dan bercanda bersama. Di ruang wakil kepala sekolah dan bendahara, saya minta dipasangkan AC, sedang di Kepsek sendiri tidak pakai AC. Saya lebih senang di ruang guru dan menyelesaikan berbagai masalah sekolah di ruangan tersebut”, jelasnya.

1327647862638560654

Penulis (baju putih, duduk) bersama Kepsek, Guru, dan Siswa(i) SMP Tonasa 1 usai Pelatihan Menulis di sekolah itu. (foto by : rudi.amrullah).

Berada ditengah - tengah guru dan berdiskusi langsung tentang berbagai masalah pendidikan dan kesiswaan menurutnya mendatangkan banyak manfaat. “Kalau saya lebih sering berada di ruang Kepsek, mungkin itu tidak baik buat saya dan buat guru. Bisa - bisa juga guru akan menggosipi kepala sekolahnya apa yang dilakukan berlama - lama di ruangannya. Dengan banyak berada di ruang guru, saya merasa tidak lebih baik diantara mereka dan kita bisa menyelesaikan masalah bersama dengan lebih cepat”, urainya saat menerima penulis usai memberikan pelatihan menulis bagi siswa siswinya. Demikianlah Gaffar Mashud dengan segala kesederhanaannya sebagai kepala sekolah yang masih menyempatkan diri juga sebagai Redaktur Khusus Mingguan Daulat Rakyat. (*)

 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: