Back to Kompasiana
Artikel

Sosok

Sam Jeef

Born of a goddess of the most beautiful, infinitely perfect, who did not stop loving selengkapnya

Panglima Perang Suku Dayak Iban Kalimantan Barat

REP | 05 January 2012 | 15:47 Dibaca: 4246   Komentar: 0   1

Bagi masyarakat Dayak iban makna Tatto itu secara tradisional, umum atau sebagai fungsi religi dan tradisi Akan tetapi manyangkut motif cara aturan Tatto pada masyarakat iban Khususnya atau masyarakat iban pada umumnya istilah tattoo ternyata lebih dikenal dengan nama ukir atau disebut pantang nama pantang ini erat kaitannya dengan prosesi acara dan minat alat yang digunakan dalam mengukir atau membuat Tatto yaitu sebuah kayu kecil sejenis Pelai’ bagian ujungnya di belah untuk menjepit beberapa jarum atau duri yang berasal dari pohon tertentu dan berfungsi sebagai alat menatto secara tradisional atau menusuk bagian kulit yang mau di tattoo dari bahan-bahan alami yang digunakan dalam proses pengukiran ini tentunya hanya satu jenis warna yaitu warna hitam yang diperbolehkan dri arang, seperti lampu pelita atau disebut bahan bakar minyak tanah atau disebut lagi jelaga asap atau bahan bakar kayu alami dikumpulkan untuk bertatto.

Dalam masyarakat dayak iban makna Tatto itu berhubungan dengan simbolisasi pengalaman kemampuan seseorang dalam komunitasnya tradisi Tatto melambangkan jiwa kemampuan seseorang dalam melakukan perjalanan jauh atau disebut petualangan yang berhubungan dengan tradisi-tradisi mengayau atau  disebut Ngayau, makna Tatto menandakan kemampuan atau kedudukan seseorang atau disebut Tigulun dan jenis tattoo yang biasa ada dimasyarakat Iban digunakan untuk menandakan atau melambangkan bukti seseorang dayak Iban itu pernah atau telah melakukan perjalanan jarak jauh kesuatu tempat atau desebut merantau atau perantauan. Bagi masyarakat dayak Iban terdapat tujuh bentuk motif Tatto biasa yang digunakan oleh masyarakat dayak Iban saat ini yaitu :13257785861457386166

1.       Ukir rekong

2.       Bunga terong

3.       Ketam

4.       Kelingai

5.       Buah Andu

6.       Bunga Ngkabang atau bunga tengkawang

7.       Bunga terung keliling pinggang

Bagi masyarakat Dayak Iban bertatto boleh dikatakan tidak pernah dikampunga halamannya sendiri melainkan bertatto dikampung orang berkebanyakan dayak iban bertatto diperantauan atau kekota orang atau negeri orang.

Makna tattoo masyarakat dayak Iban berhubungan dengan simbolisasi pengalaman yang sangat luar biasa, kemampuan seseorang dalam komunitasnya suku Dayak Iban itu sendiri.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Johannes Karundeng Mengajari Kami Mencintai …

Nanang Diyanto | | 21 September 2014 | 15:45

Kompasianers Jadi Cantik, Siapa Takut? …

Maria Margaretha | | 21 September 2014 | 16:51

Kaizen dan Abad Indonesia …

Indra Sastrawat | | 21 September 2014 | 15:38

Kucing Oh Kucing …

Malatris | | 21 September 2014 | 16:00

[Daftar Online] Nobar Film “Tabula …

Kompasiana | | 21 September 2014 | 10:33


TRENDING ARTICLES

Pak SBY, Presiden RI dengan Kemampuan Bahasa …

Samandayu | 13 jam lalu

Setelah Ahok, Prabowo Ditinggal PPP dan PAN, …

Ninoy N Karundeng | 14 jam lalu

MK Setuju Sikap Gerindra yang Akan …

Galaxi2014 | 16 jam lalu

Ini Tanggapan Pelatih Valencia B tentang …

Djarwopapua | 20 September 2014 16:34

Kalau Tidak Mau Dirujuk, BPJS-nya Besok …

Posma Siahaan | 20 September 2014 13:00


HIGHLIGHT

Yamaha YZF R25 : A Superbike You Can Ride …

Fajr Muchtar | 7 jam lalu

Harumnya Pandan Cake Menggugah Selera, …

Weedy Koshino | 8 jam lalu

Menelusuri Jejak Para Diaspora …

Muhammad Rasyid Rid... | 8 jam lalu

Kasiat Tanaman Keji Beling …

Meilia Eka Diah Pra... | 8 jam lalu

Rumah Terakhir Pahlawan Nasional Ini …

Mawan Sidarta | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: